Galih Prasetyo
Selasa, 12 Desember 2023 | 20:00 WIB
Calon presiden (capres) nomor urut 2, Anies Baswedan.

Linda mengatakan banyak hal yang diributkan antara Nando dengan korban, salah satunya soal kebohongan pelaku.

"Babak belur dan dia sering dipukuli, sering berantem emang, yang di ributin si Nando ini karena banyak bohongnya," ujar Linda.

Mega Alami Kekerasan yang Berulang

Linda mengatakan bahwa pihaknya dan korban kejadian pilu pada 7 September 2023 sudah melaporkan Nando ke Polres Metro Bekasi. Laporan itu dibuat korban pada 7 Agustus 2023.

Korban saat itu sempat membawa bukti Visum Et Repertum dari Rumah Sakit Annisa, Cikarang untuk melaporkan sang suami ke polisi.

Linda mengatakan bahwa di tanggal itu, kondisi wajah sang putri sudah lebam akibat pemukulan pelaku. Korban bahkan sempat meminta tolong kepadanya.

"Udah laporan pada 7 Agustus lalu, (wajahnya) kan lebam, laporan ke Polres, dapat KDRT dia bilang,"

"ibu tolongin neng, aku (Mega) dianiaya sama suaminya," ungkap Linda menirukan perkataan korban saat itu.

Proses pelaporan itu pada akhirnya berujung pada surat di atas materai. Nando tanda tangan surat di atas materai yang berisi tak lagi mengulangi KDRT kepada korban.

Baca Juga: Viral Video Lawas Anies Cecar Pasangan Prabowo di Debat Pilpres, Megawati Senyum-senyum

Sayang, satu bulan setelahnya, Nando malah beraksi lebih bengis dan sadis. Pria yang sudah dikarunia dua anak itu membunuh Mega.

Mega hembuskan nafas terakhir setelah digorok oleh Nando di depan dua buah hati mereka yang masih berusia 18 bulan dan 3,5 tahun.

Polisi Bantah Tak Proses KDRT Nando

Polres Metro Bekasi buka suara soal laporan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami Mega Suryani Dewi (24), korban pembunuhan suaminya sendiri Nando (25). Polisi disebut tidak ada tindak lanjut terkait laporan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Gogo Galesung membenarkan bahwa korban sebelum dibunuh sempat membuat laporan terkait KDRT pada 7 Agustus 2023 lalu.

“Dia (Mega) bikin laporan polisi kan, setelah itu kita arahkan untuk visum, visum keluar, dia serahkan, terus pulang. Dia menunggu panggilan kita (polisi),” kata Gogo, saat dikonfirmasi, Rabu (13/9).

Load More