"Cabangbungin dari zaman dahulu itu sebetulnya merupakan titik awal peradaban Sunda, dimana banyak sekali situs kepurbakalaan mulai dari situs kepurbakalaan paling besar yaitu peradaban kerajaan Tarumanegara, karena dibelakang kita ada situs Batu Jaya kemudian di seberangnya ada Candi Jiwa, dan itu merupakan salah satu peninggalan budaya dari kerajaan Tarumanegara, cikal bakal dari kerajaan sunda," jelasnya seperti dikutip dari laman Pemkab Bekasi.
Di era VOC itu, wilayah Cabangbungin juga dikenal sebagai pemasok kapas terbesar. Kebutuhan kapas membuat VOC kemudian menjadikan tanah-tanah di Cabangbungin sebagai kantong perkebunan.
"Kemudian pada awal-awal abad ke-16, karena tanah daerah Cabangbungin dikuasai VOC sehingga dijadikan menjadi salah satu kantong-kantong perkebunan, salah satunya adalah perkebunan kapas terbesar pada waktu itu sampai dengan arah sepanjang aliran Citarum-Cikarang,” ungkapnya.
Maka tak heran jika Cabangbungin dianggap sebagai ibu kota Bekasi tempo dulu dan menjadi pusat perdagangan.
"Cabangbungin adalah pusat transaksi Bekasi gitu ya, untuk pengumpul dari hasil bumi termasuk kapas dan juga yang lainnya yang dibutuhkan oleh VOC pada waktu itu, kalau misalkan disebut kota, bisa disebut kota pada masanya ".
Tak hanya sebagai penghasil kapas, wilayah Cabangbungin di era tempo dulu juga dikenal sebagai tempat produksi alat rumah tangga berbahan keramik yang banyak dikerjakan oleh pengusaha asal Tionghoa.
Letaknya yang sangat strategis, Cabangbungin kerap dianggap berada di segitiga emas karena kemudahan wilayah ini memotong akses pelayaran ke Laut Jawa.
Kondisi Cabangbungin Saat Ini
Kini wilayah Cabangbungin banyak yang terabaikan. Kondisi jalan rusak menjadi salah satu sorotan untuk kawasan ini. Tidak hanya itu, pada 2022, wilayah ini sempat terancam akan tenggelam.
Baca Juga: Kaum Pekerja Ungkap Beratnya Punya Tempat Tinggal, Prabowo-Gibran Janjikan Rumah Murah
Pada awal Januari 2022, tanggul Sungai Citarum yang berada di Kampung Tepak, Desa Lengahjaya alami longsor sedalam 4 meter. Tanggul ini sendiri masuk dalam proses perbaikan sepanjang 700 meter oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum.
Longsornya tanggul ini membuat masyarakat khawatir wilayah mereka akan tenggelam karena air kiriman dari hulu Sungai Citarum. Tak hanya itu, kondisi Cabangbungin di era saat ini terbilang cukup memperhatikan.
Terlepas dari kondisi tersebut, Cabangbungin saat ini tak lagi dikenal sebagai penghasil kapas seperti di era VOC. Cabangbungin saat ini menjadi daerah penghasil mangga terbesar nomor dua di Kabupaten Bekasi.
Data BPS Kabupaten Bekasi, bahwa Cabangbungin menjadi daerah penghasil mangga kedua terbanyak. Produksinya bisa mencapai 16.008 kuintal. Produksi mangga di Cabangbungin hanya kalah dari daerah Serang Baru yang hasilkan 34.500 kuintal.
Produki mangga di Cabangbungin ini biasanya dijual ke Pasar Induk Cibitung atau pasar-pasar induk lainnya. Tak hanya mangga, Cabangbungin juga dikenal sebagai penghasil ikan cue.
Bahkan di kawasan ini, pengrajin ikan cue menjadi salah satu usaha kecil dan menengah (UMKM) yang menjanjikan.
Berita Terkait
-
Kaum Pekerja Ungkap Beratnya Punya Tempat Tinggal, Prabowo-Gibran Janjikan Rumah Murah
-
UMK Kota Bekasi 2024 Rp5.343.430, Bisa Apa dengan Uang Segitu?
-
Weekend Ini Mau ke Mana? Yuk Cek Rekomendasi 5 Tempat Wisata Bekasi Terbaru
-
Viral Detik-detik Pelaku Begal Meraung Ketakutan Saat Dikepung Massa di Kranji Bekasi
-
Waspada! Modus Peredaran Uang Palsu di Bekasi dengan Modus Top Up, Pelaku Kabur Tinggalkan Rp500 Ribu
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Pre Order Samsung Galaxy Z Fold 8 di Blibli Tanggal 22 Juli hingga 13 Agustus, Cek Promo & Harganya!
-
Hari Anak Nasional 2026: BRI Peduli Ini Sekolahku Berikan Inspirasi Siswa Dalam Meraih Cita-cita
-
Putaran Cakung Ditutup! Truk Kontainer yang Sering Bikin Antrean Panjang Diminta ke Sini
-
JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Soroti Kuatnya Fundamental
-
BRI Bersama PERBANAS, OJK, dan Kemkomdigi Perkuat Sinergi Berantas Scam dan Judi Online