- Pilot senior Capt. Andy Dahananto asal Tangerang gugur bersama enam kru dalam kecelakaan pesawat ATR IAT di Gunung Bulusaraung, Sulsel.
- Keluarga korban kecelakaan penerbangan rute Yogyakarta-Makassar ini telah bertolak menuju Makassar untuk proses identifikasi DNA.
- Pemkab Tangerang menyampaikan duka cita mendalam dan berjanji memberikan dukungan moral kepada keluarga korban yang terdampak.
SuaraBekaci.id - Wakil Bupati Kabupaten Tangerang, Banten Intan Nurul Hikmah menyampaikan belasungkawa dan duka mendalam atas gugurnya pilot senior pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT).
Yang mengalami kecelakaan di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Pilot pesawat ATR atas nama Capt. Andy Dahananto, warga Perumahan PWS, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten ini gugur bersama dengan enam kru pesawat.
Yakni copilot Muhammad Farhan Gunawan, kru pesawat Hariadi, Restu Adi, Dwi Murdiono, Florencia Lolita, Esther Aprilita dalam penerbangan rute Yogyakarta-Makassar.
"Kami berduka atas berpulangnya Kapten Andy Dahananto, putra daerah Kabupaten Tangerang yang mengabdikan hidupnya pada profesi yang penuh tanggung jawab," kata Wabup Tangerang Intan di Tangerang, Senin (19/1).
Intan mendoakan agar putra terbaik bangsa tersebut dipanggil Allah SWT dalam keadaan husnul khotimah, karena gugur saat menjalankan tugas.
Ia berharap kepada keluarga yang ditinggalkan tetap tabah dan kuat dalam menjalani cobaan tersebut.
"Kami mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, serta keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini," katanya.
Menurutnya, kepergian korban bukan hanya menjadi kehilangan bagi keluarga besar, tetapi juga bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.
Baca Juga: Grab Ganti Tiket Pesawat Hingga Rp3,3 Juta Jika Terlambat Dijemput ke Bandara
Pemerintah daerah, akan hadir untuk menyampaikan empati serta dukungan moral bagi pihak keluarga yang tengah berduka.
Ia berharap proses penanganan di lapangan, termasuk pencarian, evakuasi, dan identifikasi korban dapat berjalan cepat dan optimal oleh seluruh unsur yang terlibat.
Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut menjadi perhatian bersama terkait pentingnya penguatan aspek keselamatan transportasi udara.
"Pemkab Tangerang mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan para korban serta memberikan dukungan kepada keluarga yang terdampak atas musibah tersebut," kata dia.
Keluarga Capt Andy Dahananto, pilot pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport, salah satu korban kecelakaan udara, bertolak ke Sulawesi Selatan untuk tes DNA di Posko Ante Mortem Biddokkes Polda Sulsel di Makassar.
"Pagi tadi (keluarga) berangkat. Cuma tidak tahu pasti jam berapa berangkatnya, yang pasti ke Makassar memenuhi panggilan terkait peristiwa kecelakaan pesawat," kata Ketua RT 06, Perumahan PWS, Tigaraksa, Franciscus Nasir, di Tangerang, Banten.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
Terkini
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
-
28 KA di Jawa Batal Berangkat Akibat Banjir Jakarta dan Pantura
-
Polisi Bandung Patroli Sambil 'Jepret' Pelanggar Pakai ETLE Genggam
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi