Kepsek di Bekasi Soal Anaknya Aniaya Siswa SMP: Saya Digambarkan Berkepala Tikus

Penganiayaan itu diduga dipicu dari unggahan DMH di media sosial yang mengkritik penyaluran dana Program Indonesia Pintar (PIP) di sekolah tersebut.

Galih Prasetyo
Sabtu, 24 Mei 2025 | 19:25 WIB
Kepsek di Bekasi Soal Anaknya Aniaya Siswa SMP: Saya Digambarkan Berkepala Tikus
Kepsek di Bekasi Soal Anaknya Aniaya Siswa SMP: Saya Digambarkan Berkepala Tikus [Tangkap layar X]

SuaraBekaci.id - Seorang kepala sekolah SMP swasta di Bantargebang, Kota Bekasi, Ujang Tholib, mengakui bahwa anaknya S (15) telah menganiaya seorang siswanya berinisial DMH (16).

"Pada dasarnya terkait penganiayaan terhadap DMH oleh anak saya benar," kata Ujang, Sabtu (24/5/2025).

Penganiayaan itu diduga dipicu dari unggahan DMH di media sosial yang mengkritik penyaluran dana Program Indonesia Pintar (PIP) di sekolah tersebut.

Menurut Ujang, anaknya tersulut emosi setelah melihat unggahan DMH di Instagram.

Baca Juga:Festival Korea Terbesar di Bekasi! Ada NCT, SEVENTEEN, hingga K-Pop Dance Cover

Dalam unggahan itu, DMH membagikan gambar hasil kecerdasan buatan (AI) yang menggambarkan sosok manusia berkepala tikus sedang memegang uang pecahan ratusan ribu rupiah.

Ilustrasi kekerasan. (Pixabay/kalhh)
Ilustrasi kekerasan. (Pixabay/kalhh)

"Anak saya menggambarkan bahwa manusia berkepala tikus adalah saya sebagai orang tuanya,” ujarnya.

Selain itu kata Ujang, kecurigaan S semakin diperkuat oleh latar belakang unggahan tersebut yang menggambarkan sebuah sekolah mirip seperti tempat ayahnya bekerja.

“Dari warna cat juga, gedung juga, kemudian postingan sebelumnya memang ada seperti logo dengan sekolah kita yang disilang,” ucapnya.

Unggahan tersebut membuat S emosi dan langsung menghampiri DMH yang saat itu sedang berada di ruang kelas, Senin (19/5).

Baca Juga:Kronologis Anak Kepsek di Bekasi Pukul Siswa SMP Gegara Kritik Dana PIP

Ujang mengaku telah menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban dan memberitahukan bahwa anaknya telah melakukan kesalahan.

Namun, ia menyebut hingga kini belum dapat bertemu langsung dengan keluarga DMH.

“Sampai saat ini masih terus berusaha untuk bisa bertemu dengan keluarga korban. Akan tetapi sampai saat ini belum bisa bertemu,” tutup Ujang.

Sebelumnya, korban DMH mengatakan, peristiwa penganiayaan yang dialaminya itu diduga dipicu dari unggahannya di media sosial.

“Saya mengkritik sekolah dan memposting Instagram Stories oknum guru berkepala tikus dengan AI. Pelaku mengira yang kepala tikus itu bapaknya (kepala sekolah)," kata DMH saat dikonfirmasi, Jumat (23/5/2025).

DMH mengaku, gambar tersebut sengaja dia unggah sebagai bentuk kritik terhadap pihak sekolah yang diduga melakukan pemotongan dana PIP yang seharusnya diterima olehnya sebesar Rp750 ribu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini