Sejak saat itu, aktivitas kembali normal. Warga sekitar yang memiliki lahan di persawahan itu kembali menggarap sawahnya.
Hingga pada akhirnya, sekira 7 bulan lalu sejumlah lahan persawahan di sekitar wilayah tersebut dibeli oleh pihak Pertamina.
“Masih (menanam padi) sampai kemarin ada kali yang (7 bulan lalu) di bikin pengurukan,” tutupnya.
Sementara, Ketua RT 02 RW 02 Kholid Sofyan Hadi, mengatakan aktivitas di Sumur East Pondok Aren (EPN)-001 telah terjadi sejak sekira bulan Juni 2023 lalu.
Baca Juga:Miris! Kabupaten Bekasi dengan Sumur Minyak Bumi, Punya 2.997 Kasus Stunting
“Awal kita tahu itu Pertamina di bulan Juni pengurukan, nah Desember ini katanya kita dapet kabar sudah berhasil dapat itu minyaknya,” kata Kholid.
Senada dengan Masdi, Kholid mengatakan sebelum ditemukan sumur minyak, wilayah tersebut merupakan lahan persawahan milik warga sekitar.
“Disitu lahan pertanian, sawah. Gak ada apa-apa khusus pertanian aja,” ucapnya.
Kholid menerangkan, dari adanya sumur minyak tersebut total lahan sawah yang dibebaskan ada sekitar 5 hektar dari 12 ahli waris.
“Kurang lebih 5 hektaran kayaknya. Tanah warga, banyak itu yang punya hampir ada 12 nama,” tutupnya.
Baca Juga:Temuan Sumur Minyak Bumi Bisa Bikin Bekasi Jadi Provinsi Terpisah dari Jabar?
Sebelumnya, Muharram Jaya, Direktur Eksplorasi PT Hulu Energi mengatakan bahwa ada temuan puluhan juta barel di Timur Bekasi, Jawa Barat. Temuan itu terjadi pada 6 Desember 2023 lalu.