SuaraBekaci.id - Seorang pria ditemukan tewas bersimbah darah di toko sembako miliknya di Jalan Raya Jatimakmur, Pondok Gede, Kota Bekasi, pada Sabtu (31/5/2025) siang.
Warga sekitar, Mamat, mengatakan korban yang kesehariannya akrab disapa Koh Alex itu diduga telah menjadi korban pembunuhan.
"Informasi dari istrinya, ada telpon ke sini dulu, kok ga diangkat-angkat ditelpon langsung lah itu orang toko ke istrinya gitu, istrinya dateng ke sini barulah ketahuan itu," ujar Mamat di lokasi kejadian, Sabtu (31/5/2025) malam.
Berdasarkan keterangan istri korban, kata Mamat, jenazah Koh Alex ditemukan di kamar mandi toko tersebut dalam kondisi bersimbah darah dan ditutup kardus.
"Ada bercak darahnya. Itu diuruk-uruk kardus di kamar mandi," ujarnya.
Mamat menceritakan, pagi hari sebelum penemuan jenazah korban, pegawai Koh Alex sempat mendatangi toko tersebut.
Biasanya, toko milik Koh Alex ini memang buka setiap hari pukul 08.00 WIB.
Namun, karena toko belum buka akhirnya pegawai itu memutuskan untuk pulang kembali.
"Dateng jam 8 ke sini, toko belum terbuka, pegawainya langsung pulang dulu," ujarnya.
Baca Juga: Viral Job Fair Dipenuhi Lautan Pencari Kerja, Bupati Bekasi: Ada Beban Moral
Kini tempat kejadian perkara telah dipasang garis polisi. Kasus ini kemudian tengah didalami oleh Polres Metro Bekasi Kota.
Pelaku Karyawan Korban
Terbaru, Polda Metro Jaya menyebutkan bahwa pria berinisial AS (22) yang melakukan pembunuhan terhadap pemilik warung berinisial A (64) di Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (30/5) merupakan karyawannya sendiri.
"Pelaku yang berusia 22 tahun tersebut merupakan karyawan ditempat usaha milik korban," kata Panit 5 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Iptu Nurul Farouk Fadillah dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Pelaku berinisial AS ditangkap pada Minggu (1/6) dini hari saat sedang bersembunyi di hotel mewah di kawasan Tangerang Selatan.
"Dihadapan petugas, AS tidak dapat berkutik dan langsung mengakui telah membunuh dan mencuri barang berharga milik korban," katanya.
Berita Terkait
-
Viral Job Fair Dipenuhi Lautan Pencari Kerja, Bupati Bekasi: Ada Beban Moral
-
Kepsek Ujang Tholib Ayah Anak yang Aniaya Siswa SMP Akui Sunat Dana PIP
-
Dear Warga Kota Bekasi! Pemkot Siapkan Rp3 M Buat Program Kerja ke Jepang
-
Kepsek di Bekasi Soal Anaknya Aniaya Siswa SMP: Saya Digambarkan Berkepala Tikus
-
Festival Korea Terbesar di Bekasi! Ada NCT, SEVENTEEN, hingga K-Pop Dance Cover
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan