SuaraBekaci.id - Sebuah beton penyangga tower roboh di Kavling Bumi Indah Sejahtera, RT 08 RW 05, Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Senin(27/1/2025).
Satu orang tewas akibat insiden tersebut dan hingga saat ini belum dapat dievakuasi.
Personel Basarnas Unit Siaga SAR Bekasi, Boby Yoenartha Putra, mengaku pihaknya mengalami kesulitan dalam proses evakuasi. Sebab posisi tower sudah miring, sehingga harus sangat berhati-hati dalam mengambil tindakan
“Kita agak sedikit mengalami kesulitan karena memang posisi tower sudah miring ke arah rumah warga. Posisi tower yang miring itu mengarah, menjepit si korban (meninggal dunia) yang sedang di atas,” jelas Boby di lokasi.
Kendati demikian, Boby mengatakan pihaknya berencana mengerahkan crane untuk mestabilkan posisi tower yang telah miring tersebut.
“Rencana 2 unit crane yang kita kerahkan,” ujarnya.
Selain korban meninggal dunia, insiden ini juga mengaku buatkan 5 orang luka-luka. Kelima korban kini telah berhasil dievakuasi dan tengah menjalani perawatan di rumah sakit.
Boby mengatakan, semua korban dalam insiden ini merupakan pekerja yang sedang mengecor tower.
“Ada yang (luka) di tangan, kaki, ada di kepala, dan rata-rata mengalami luka semua,” ujarnya.
Baca Juga: Cuma Berjarak 48 Menit dari Istana Negara, SMAN 20 Kota Bekasi 6 Tahun Tak Punya Gedung Sekolah
Boby menambah kan, selain mengevakuadi korban, pihaknya juga melakukan evakuasi terhadap warga sekitar yang berada dalam radius 50 meter dari tempat kejadian perkara.
“Karena ketinggian tower 25 meter jadi kurang lebih 50 meter untuk radius tower sudah kita evakuasi untuk warga warganya menuju tempat yang aman,” pungkasnya.
Kontributor : Mae Harsa
Berita Terkait
-
Cuma Berjarak 48 Menit dari Istana Negara, SMAN 20 Kota Bekasi 6 Tahun Tak Punya Gedung Sekolah
-
Pagar Laut di Kampung Paljaya Bekasi, Dedi Mulyadi: Saya Akan Temui Menteri ATR
-
PT TRPN Akui Pagar Laut di Bekasi Dibangun Tanpa Izin: Sejak Awal Kami Langgar UU
-
Geger Tubuh Tak Bernyawa Tersangkut di Pagar Laut Bekasi, Begini Pengakuan Nelayan
-
Begal Sadis yang Bacok Lansia di Bekasi Kini Berakhir Meringis
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Laris Manis! Lelang 71 Motor Dinas Pemkab Karawang
-
Pemerintah Lelang Enam Proyek PSEL, Ini Lokasinya
-
Ade Armando dan Permadi Arya Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Polisi Siapkan Lab Forensik Digital
-
Kasus Kanker Payudara Tembus 1,9 Juta, BPJS: Biaya Pengobatan Tembus 1,99 Triliun
-
Candaan Berujung Masalah? Kenali Batasan Humor Agar Tak Berakhir Jadi Pelecehan