SuaraBekaci.id - Indah Agustiyani (26), karyawati yang terseret ratusan meter karena bersikeras mempertahankan sepeda motor milik pelanggannya dari kawanan bandit, hingga kini masih terbaring di atas tempat tidur.
Diketahui, peristiwa nahas yang menimpa Indah terjadi di Jalan Raya Bosih, Kelurahan Warnasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (27/2/2024) siang.
Di temui secara langsung di kediamannya di Kampung Kebon, Kelurahan Jejalen Jaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi pada Selasa (5/3/2024), kondisi Indah nampak belum signifikan membaik. Beberapa luka di tubuhnya terlihat masih belum mengering, pergerakannya juga terbatas.
Indah baru saja pulang dari rumah sakit kemarin, Senin (4/3/2024). Meski begitu, Indah masih harus menjalani pengobatan secara rutin hingga kondisinya betul-betul membaik.
Baca Juga: Viral Penggelembungan Suara, Ketua KPU Kota Bekasi Akui Ada Banyak Data Berubah
Sambil terbaring lemas di atas tempat tidur, Indah berusaha untuk menceritakan kejadian nahas yang dialaminya.
Dia mengatakan, semula seorang pelanggan yang hendak kursus mobil di tempatnya bekerja menitipkan sepeda motor kepadanya. Motor itu terparkir tepat di halaman tempat kerjanya.
“Tiba-tiba ada anak muda naik dari belakang dulu, kata saya kok langsung jalan, saya reflek megang belakangnya (bagian belakang motor). Nah dari situ saya sudah gak bisa fokus, ke seret lah sampai Underpass Cibitung,” tutur Indah kepada awak media, Selasa (5/3/2024).
Tak ada yang lain dipikiran Indah, selain memikirkan bagaimana caranya untuk mempertahankan motor pelanggannya dari kawanan maling. Dia tetap menggenggam erat bagian belakang motor itu.
Nahas, upayanya mempertahankan motor itu gagal. Pelaku berusaha menendang tangannya, hingga Indah tak mampu lagi menggenggam bagian belakang motor itu.
Baca Juga: Paspampres yang Hajar Begal Bekasi dengan Tendangan Maut Dapat Penghargaan
“Saya terjatuhnya karena tangan saya terlepas sama pelaku. Di tendang (hingga tangan terlepas). Mungkin kalau misalnya gak dilepas mungkin masih bisa terseret,” ucapnya.
Indah kemudian terkapar di Jalan Underpass Cibitung dengan tubuh penuh luka. Sementara pelaku, kabur dengan membawa motor milik pelanggannya.
Kata Indah, kini kondisinya telah membaik. Namun, beberapa bagian tubuhnya masih kerap merasakan sakit akibat luka yang belum sembuh.
“Ya membaik, cuma hanya bagian sini (paha, pinggang sampai dengkul) saja masih agak sakit karena kan lumayan lecetnya,” ujarnya.
Kini, pelaku yang berhasil membawa kabur motor pelanggannya sudah diamankan pihak kepolisian. Oleh karenanya, Indah berharap aparat kepolisian bisa memberikan hukuman yang setimpal untuk pelaku.
“Iya biar dihukum seberat-beratnya,” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, Polsek Cikarang Barat berhasil mengamankan dua pelaku pencurian sepeda motor di Jalan Raya Bosih, Kelurahan Warnasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (27/2/2024).
Wakapolres Metro Bekasi, AKBP Saufi Salamun mengatakan, kedua pelaku berhasil diamankan di dua wilayah berbeda pada Sabtu (2/3/2024).
“Pelaku utama Beranama Sandra alias Andra (diamankan) di wilayah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. (Pelaku lainnya) Agus bin Fauzi ditangkap di Jati Asih, Kota Bekasi,” Kata Saufi saat jumpa pers, Senin (4/3/3024).
Andra merupakan pelaku utama atau eksekutor dalam peristiwa tersebut, sekaligus pelaku yang menyeret karyawati bernama Indah (26) ke aspal. Sementara rekannya, bertugas sebagai joki.
“Jadi pelaku Andra ini merupakan orang yang mengambil motor dari korban, dimana dalam kejadiannya sempat viral dan menjadi pemberitaan di media, korban sempat terseret 150 meter,” jelas Saufi.
Setelah berhasil melancarkan aksinya, kedua pelaku kemudian menjual sepeda motor hasil curiannya melalui Facebook.
Atas peristiwa tersebut, kedua pelaku dikenakan Pasal 363 ayat 1 ke 4 KUHPidana dengan ancaman pidana 7 tahun penjara.
Kontributor : Mae Harsa
Berita Terkait
-
Fakta Baru Kasus Pagar Laut Bekasi, SHM Palsu Diduga Diagunkan ke Sejumlah Bank Swasta
-
Resmi! Buntut Kasus Pagar Laut, Nusron Copot 5 Orang Pegawai BPN Bekasi, 1 Dipecat
-
Diperiksa Bareskrim, Kades Segarajaya Ngaku Tak Tahu Soal Pagar Laut Bekasi
-
Blak-blakan Nusron Wahid Keterlibatan Oknum BPN di Kasus Pagar Laut Bekasi, Pejabat hingga Level Kasi
-
Nusron Wahid Ungkap Siapa Saja Oknum BPN 'Pemain' di Kasus Pagar Laut Bekasi: Besok Saya Umumkan
Terpopuler
- Viral Video Hadirin Tak Tepuk Tangan Saat Nama Jokowi Disebut, Netizen: Orang Semakin...
- Mengintip 4 Mobil Sherly Tjoanda yang Jadi Gubernur Terkaya Indonesia
- Nikita Mirzani Tak Terima Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara: Masa Lebih Parah dari Suami Sandra Dewi
- Ayah Kandung El Barack Sempat Telepon Keluarga Jessica Iskandar, Vincent Verhaag: Dia Harus Temui Aku Dulu
- Alat Berat Sudah Parkir, Smelter Nikel PT GNI yang Diresmikan Jokowi Terancam Tutup Pabrik
Pilihan
-
Investasi Rp42 Triliun Era Jokowi Terancam Gulung Tikar, Bagaimana Nasib Pekerja?
-
Patrick Kluivert Belum Pilih Asisten Lokal, Erick Thohir Ogah Ikut Campur
-
PSSI Berani Pecat Indra Sjafri? Erick Thohir: Saya Belum Bisa...
-
Peluang Jairo Riedewald Bela Timnas Indonesia Menipis, Erick Thohir: Kami Gak Mau...
-
Megawati Hangestri Tampil Menawan, Red Sparks Hempaskan GS Caltex
Terkini
-
Sebelum Ditahan KPK, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Sempat Datangi Rumah di Bekasi
-
Patuhi Titah Megawati, Walkot Bekasi Tri Adhianto Pilih Lakukan Kegiatan Ini
-
Mengembangkan Ekosistem Kerajinan Bambu: Perjalanan Bambu Tresno Bersama BRI UMKM EXPO(RT) 2025
-
Didemo Murid Sendiri, Kepsek MAN 2 Kota Bekasi Akui Gedung Bocor dan Rusak
-
Muda dan Berani! 850 Siswa MAN 2 Kota Bekasi Demo Transparansi Dana Sekolah