SuaraBekaci.id - Perolehan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kota Bekasi tercatat sudah mencapai angka 4,87 persen. Real count KPU per hari ini, Senin (4/3), suara PSI di kota Bekasi sudah 2560 suara.
Perolehan suara PSI per hari ini meninggalkan partai Nasdem yang di kota Bekasi baru mendapatkan 3,57 persen atau 1857 suara. Suara PSI yang sudah mencapai 4,87 persen mendekati dua partai lainnya yakni Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN).
Demokrat di kota Bekasi tercatat mengumpulkan 5,85 persen atau 3075 sedangkan PAN meraih 2.921 suara (5,56 persen). Total suara itu berasal 2328 dari 7078 TPS (32.89%).
Angka perolehan suara PSI di kota Bekasi sebenarnya tidak mengalami kenaikan cukup signifikan. Jika merujuk pada data real count KPU RI pada 20 Februari 2024, PSI telah meraih 2085 suara atau 4,93 persen.
Dari 5 dapil di Kota Bekasi, perolehan suara tertinggi PSI diraih di Dapil 1 yakni wilayah Bekasi Timur dan Bekasi Selatan dengan jumlah kursi sebanyak 10.
Di Dapil 1, suara PSI mencapai 465 suara atau 6,78 persen. Sementara suara Nasdem di dapil ini hanya meraih 329 atau 4,8 persen. Di dapil 1, suara PKS menjadi raja dengan raihan 536 atau 22,39 persen.
Sementara Nasdem yang jadi pengusung capres nomor urut 01, Anies-Muhaimin (AMIN) tak berkutik di Kota Bekasi. Partai yang diketuai Surya Paloh itu pada 20 Februari baru mengumpulkan 1550 suara atau 3,66 persen.
Grace Natalie soal Gaduh Suara PSI
Sementara itu, wakil ketua dewan pembina PSI, Grace Natalie menganggap kondisi suara PSI saat ini sangat wajar.
Baca Juga: Bekasi Membara, Tawuran Jelang Pemilu Marak di Bekasi: Elit Politik Harus Bertanggung Jawab
“Penambahan termasuk pengurangan suara selama proses rekapitulasi adalah hal wajar. Yang tidak wajar adalah apabila ada pihak-pihak yang mencoba menggiring opini dengan mempertanyakan hal tersebut,” kata Grace Natalie seperti dikutip dari Antara.
Grace pun menambahkan berbagai kemungkinan masih dapat terjadi selama KPU masih merekapitulasi suara para pemilih dalam Pemilu 2024.
Namun Grace yakin partai yang dipimpin oleh anak Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep dapat mencapai ambang batas parlemen.
"Apalagi hingga saat ini masih lebih dari 70 juta suara belum dihitung dan sebagian besar berada di basis-basis pendukung Jokowi di mana PSI mempunyai potensi dukungan yang kuat,” ucapnya.
Grace menilai perbedaan itu tidak hanya dialami PSI, tetapi juga partai-partai lain. Grace menyebut dari hasil quick count Indikator, suara PKB dan Partai Gelora juga lebih besar di rekapitulasi suara KPU dibandingkan dengan hasil hitung cepat.
Oleh karena itu, Grace menyesalkan penilaian beberapa pihak yang dia nilai tendensius terhadap PSI.
Berita Terkait
-
Bekasi Membara, Tawuran Jelang Pemilu Marak di Bekasi: Elit Politik Harus Bertanggung Jawab
-
Jokowi Klaim Harga Beras Turun di Pasar Induk, Begini Kelakar Pedagang Bekasi
-
Cerita Shohibul Kahfi Apes Bertubi-tubi: Motor Baru Kredit Digondol Kawanan Begal
-
Brutal! Tawuran di Bekasi Menggila, 12 Kejadian dalam 2 Bulan, Korban Berjatuhan
-
Nasib Apes Shobibul Kahfi: 2 Kali Dibegal di Bekasi dalam 2 Minggu
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74