SuaraBekaci.id - Beredar video viral yang memperlihatkan tawuran pelajar di Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat. Tawuran antara pelajar itu terjadi pada Rabu sore, 31 Januari 2024.
Dari unggahan akun Twitter @ScariestProject terlihat sejumlah pelajar dengan brutal menyerang lawannya satu sama lain. Dari video yang beredar itu, terlihat salah seorang pelajar kemudian tumbang dengan luka penuh darah.
"Dan Terjadi Lagiiii !!! Terjadi tawuran antar pelajar di komsen JatiAsih Bekasi, Terjadi petang sore hari tadi tgl 31 Januari 2024," tulis caption unggahan video tersebut seperti dikutip, Kamis (1/2).
Salah satu netizen kemudian ada yang merespon video tersebut dengan menyebutkan bahwa salah satu pelajar terkapar dengan kondisi berdarah di area kepala. Namun, korban disebut masih hidup.
Dalam beberapa pekan ke belakang, sejumlah tawuran pelajar pecah. Mulai dari Jakarta, Tangerang hingga Bogor.
Beberapa waktu lalu, tawuran di Pasar Rebo, Jakarta Timur jadi viral lantaran salah seorang korban remaja alami luka sangat parah di bagian tangan.
Remaja berinisial DSS (18) mengalami luka di bagian lengan kanannya akibat sabetan senjata tajam, buntut aksi tawuran yang terjadi di bawah Jalan Layang Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Minggu (28/1/2024).
Belakangan, DSS diketahui tinggal di Asrama Polri (Aspol) Komseko Blok E, Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur (Jaktim), tak jauh dari Polsek Ciracas.
Seorang warga Berdasarkan penuturan warga sekitar, Tomi, DSS merupakan anak anggota Polri berpangkat AKBP. Ibu dan bapak korban masih aktif berdinas di Mabes Polri.
Baca Juga: 100 Hari Lebih Eskalator Stasiun Bekasi Mati, Publik: Butuh Berapa Puluh Tahun untuk Diperbaiki?
"Kalau ayahnya tugas di Reskrim jadi jarang pakai seragam, hanya pakai kemeja putih. Kalau ibunya pakai seragam. Sama, dinasnya di Mabes juga, pangkatnya AKBP, melati dua," jelas Tomi saat ditemui di depan Asrama Polri, Jakarta Timur, Selasa (30/1/2024).
Namun, Tomi tidak mengira bila DSS menjadi korban akibat ikut-ikutan dalam tawuran pada hari Minggu lalu. Lantaran dalam kesehariannya, DSS dikenal sebagai pribadi yang ramah.
Sementara di Tangerang, sebanyak 19 orang pelajar diduga pelaku tawurabn di Jalan Raya Rajeg-Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten pada 15 Januari 2024.
Di Bogor, Polsek Rancabungur mengamankan belasan siswa SMK yang terlibat tawuran di Bogor, Jawa Barat, Jumat (26/1/2024) kemarin.
Akibat tawuran pelajar tersebut menyebabkan satu orang alami luka berat. Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Rancabungur Ipda Azis Hidayat.
Dia mengaku telah mengamankan 18 pelajar yang langsung digelandang ke kantor polisi.
Berita Terkait
-
100 Hari Lebih Eskalator Stasiun Bekasi Mati, Publik: Butuh Berapa Puluh Tahun untuk Diperbaiki?
-
Bekasi Jadi Kota Nomor Dua Paling Toleran di Indonesia, Gani Muhammad: Alhamdulillah
-
Mega Utami Konsisten Bersuara Lantang Soal Eskalator Mati di Stasiun Bekasi: Itu Hak Kami!
-
Dana Rp737 Miliar Dialokasikan untuk Bangun Jembatan hingga Pelebaran Jalan di Bekasi
-
Duh! 66,5 Persen Pemilih di Jabar 7 Lebih Mudah Tergoda Politik Uang dari Caleg Lokal
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
BRI Dukung Asta Cita dan Program 3 Juta Rumah, Target 60 Ribu Unit
-
98 Mal Jakarta Gelar Promo Spesial di Tahun Baru Imlek
-
Kabel Lampu Jalan Jadi Sasaran Komplotan Pencuri di Bekasi
-
Rahasia Pakar Kuliner: Kenapa Makanan Imlek Punya Simbol Damai dan Kekayaan?
-
Kenapa Anak Usaha Kementerian Keuangan Berani Suap Hakim? Ini Penjelasan KPK