SuaraBekaci.id - Setara Institute merilis data terbaru terkait kota paling toleran di Indonesia. Dari data terbaru itu, Bekasi jadi kota nomor dua paling toleran d Indonesia.
Dari indeks yang dikeluarkan oleh Setara Institute, di tahun 2023, Kota Bekasi meraih indeks skor sebesar 6.460. Di atas kota Bekasi, ada Singkawang dengan indeks 6.500.
Sementara di bawah Bekasi, ada kota Salatiga, Manado, Semarang, Magelang, Kediri, Sukabumi, Kupang dan Surakarta. Pada tahun 2022, kota Bekasi menurut data Setara Institute berada di posisi ketiga kota paling toleran di Indonesia.
Terkait catatan ini, Pj Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhammad mengaku sangat bersyukur. Ia pun sangat bangga kota Bekasi jadi nomor dua kota paling toleran di Indonesia.
“Alhamdulillah kami sangat berbangga sekali bahwa Kota Bekasi tak hentinya meraih indeks kota toleran dari setiap tahunnya dan sekarang ini kami mendapatkan peringkat kedua dari 10 kota se-Indonesia,” jelas Gani seperti dikutip dari Bekasi24jam.com--jaringan Suara.com, Rabu (31/1).
Ditegaskan Gani, Kota Bekasi merupakan kota yang inklusif dan tidak pernah memandang suku, ras serta agama.
“Kota Bekasi tetap melakukan hal yang tidak membeda-bedakan bahwa Kota Bekasi tetap memegang teguh unsur Kebhinekaan Tunggal Ika,” ucapnya.
Arti toleran versi SETARA sendiri adalah kota yang memiliki visi dan rencana pembangunan inklusif, regulasi yang kondusif bagi praktik dan promosi toleransi, kepemimpinan yang progresif bagi praktik dan promosi toleransi, tingkat intoleransi dan pelanggaran kebebasan beragama/berkeyakinan rendah, dan upaya berkelanjutan dalam mengelola keberagaman dan inklusi sosial.
Berikut 10 kota paling toleran se-Indonesia:
Baca Juga: 4 Kali Masuk Bui, Pelaku Curanmor di Bekasi: InsyaAllah Kalau Bebas Mau Berubah
1.Kota Singkawang: skor 6.500
2. Kota Bekasi: skor 6.460
3. Kota Salatiga: skor 6.450
4. Kota Manado: skor 6.400
5. Kota Semarang: skor 6.230
6. Kota Magelang: skor 6.220
Berita Terkait
-
4 Kali Masuk Bui, Pelaku Curanmor di Bekasi: InsyaAllah Kalau Bebas Mau Berubah
-
Hujan Guyur Bekasi Sejak Kemarin Malam, Wilayah Pondok Ungu Diterjang Banjir
-
Kecanduan Judi Online, Pemuda Jatiwaringin Nekat Lakukan Aksi di Luar Nalar
-
Kabel Fiber Optik Makan Korban di Bekasi, PT Telkom Janjikan Investigasi
-
Sidang Vonis Ditunda, Raeza dan Jeremia Pelaku Pemerkosa SPG Cengengesan, Tak Menyesal?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Tersangka Pencabulan 50 Santriwati di Pati Belum Ditahan, KPAI: Pelaku Harus Dihukum Berat!
-
130 Sekolah Dasar di Kabupaten Ini Tidak Punya Kepala Sekolah
-
Tembok Sekolah di Jakarta Selatan Roboh, Bagaimana Nasib Siswa?
-
Hillary Brigitta Lasut Semprot Amien Rais: Serangan ke Teddy Bukan Kritik, Tapi Fitnah
-
KAI Buka Layanan Klaim Pengobatan Korban Insiden Bekasi Timur: Ini Syarat dan Caranya