SuaraBekaci.id - Reaksi beragam ditunjukkan publik terkait kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi untuk mempercantik tempat pemakaman umum alias TPU. Rencananya demi menggali potensi wisata religi, Pemkab Bekasi akan mempercantik TPU di Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan.
Anggaran untuk mempercantik TPU itu seperti dikutip dari unggahan akun @infobekasi mencapai angka Rp1.418.243.000. Hal ini pun membuat publik banyak memberikan reaksi pro dan kontra.
Menurut warga di kolom komentar, dibanding untuk mempercantik makam, lebih baik Pemkab Bekasi mengurus hal yang lebih urgen, semisal soal memperbaiki jalan yang rusak, selain itu juga penertiban ormas yang meresahkan.
"Daerah situ akses jalan nya berasa dimedan offroad. Kondisi jalan nya sanget memprihatinken," tulis komentar salah satu warga seperti dikutip SuaraBekaci.id, Rabu (21/11).
"Jalanan kapan,...biar ademmm,.....orang miskin kapan,..biar bisa makan," sambung akun lainnya.
Menurut keterangan dari Sub Koordinator pada Bidang Bangunan Negara Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Pranoto, nantinya di TPU Mangunjaya akan dibuat tembok pembatas antara pemakaman umum dengan pemakaman khusus Covid-19.
Proyek ini dikerjakan selama 120 hari dan dalam waktu dekat akan segera rampung 100 persen. Menurut Pranoto, proyek itu sudah dikerjakan sejak 22 Juni dan selasai pada 19 Oktober 2023.
"hasilnya proses pengerjaan telah mencapai 100 persen,” katanya.
Tidak hanya TPU di Mangunjaya, Pemkab Bekasi juga akan melakukan revitalisasi pemakaman Kiai Haji Raden Ma’mun Nawawi.
Penetapan makam Ma’mun Nawawi sebagai destinasi wisata religi bertujuan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk lebih mengenal sosok ulama dan pejuang asal Cibarusah ini.
Semua pemakaman diharapkan akan ditata ulang sehingga menjadi representatif bagi masyarakat yang ingin berziarah.
Dalam beberapa bulan terakhir, Pemkab Bekasi tengah fokus pada pengembangan wisata religi sebagai respons terhadap perkembangan industri pariwisata.
Berita Terkait
-
Sorotan Bekasi, Jerit Warga Harga Bahan Pokok Melonjak Jelang Pemilu 2024, Uang Rp2,4 M untuk Bangun Gedung FKUB
-
Anggaran Pembangunan Gedung FKUB Kabupaten Bekasi Capai Rp2,4 Miliar, Target Selesai 15 Desember 2023
-
Sekda Kota Bekasi Reny Hendrawati Diperiksa KPK sebagai Saksi, Kasus Apa?
-
UMP Jabar 2024 Resmi Ditetapkan Rp2.057.495, Kapan UMK Bekasi Diumumkan?
-
Jerit Pedagang Pasar Baru Bekasi di 2 Periode Pemerintahan Jokowi: Apa-apa Mahal!
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan