SuaraBekaci.id - Majelis Hakim pengadilan negeri (PN) Bekasi kembali menggelar persidangan kasus pemerkosaan yang dialami Sales Promotion Girl (SPG) showroom mobil di Cibubur berinisial NY, Senin (13/11/2023). Agenda sidang kali ini adalah pemeriksaan keterangan korban.
Diketahui, terdakwa dalam kasus ini merupakan dua bandit bernama Raeza (30) dan Jeremia (30).
Sidang digelar secara tertutup dan dimulai sekitar pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB.
Seusai persidangan, kuasa hukum korban, Amriadi Pasaribu menerangkan bahwa, dalam ruang sidang korban sempat menangis saat memberi kesaksian di hadapan Majelis Hakim.
“Di dalam persdiangan (korban) menceritakan apa yang dialaminya dia meneteskan air mata, karena dia berusaha mengingat apa yang dialami, dia ada juga emosi yang dipancarkannya,“ kata Amriadi kepada awak media termasuk SuaraBekaci.id, Senin (13/11/2023).
Meskipun tak dapat menahan air mata, korban berhasil menjelaskan setiap detail apa yang dialaminya saat menjadi korban rudapaksa dua sekawan itu.
Bahkan, NY bukan hanya menjadi korban rudapaksa melainkan juga mengalami perampokan dengan kekerasan.
“Dalam persidangan itu apapun yang dialami dia (korban) ungkapkan dan dipraktekkan juga, jadi bercampurlah bagaimana dia dibekap, didorong, diancam,” jelas Amriadi.
Menurut Amriadi, saat ini korban masih mengalami trauma atas kejadian tragis yang dialaminya beberapa bulan lalu.
“Saya tanya setelah persidangan dia masih trauma ya karena pada saat dia dipertemukan (dengan pelaku) sekilas dia masih mengingat kejadian itu,‘saya teringat langsung apa yang dia lakukan kepada saya, saya langsung syok’ (kata korban kepada Amriadi),” tutupnya.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya meringkus dua sekawan bernama Raeza (30) dan Jeremia (30) setelah melakukan pemerkosaan terhadap NY, seorang Sales Promotion Girl (SPG) showroom mobil di Cibubur.
Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Titus Yudho Ully mengatakan, kejadian bermula saat tersangka Raeza yang saat itu mengaku sebagai Rian, mengajak korban untuk ngobrol di luar showroom dengan alasan ingin bertanya-tanya soal mobil yang dipasarkan korban.
“Pelaku mengajak korban untuk bertemu di kawasan Plaza Cibubur untuk bertanya-tanya. Ternyata setelah bertemu, N ini diajak berputar-putar di daerah Cibubur,” katanya, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (15/6/2023).
Kemudian saat itu Raeza menghentikan laju mobilnya disebuah ruko dengan dalih berpura-pura mengambil uang dari ATM.
Namun, bukannya mengambil uang, seorang teman Raeza bernama Jeremia muncul secara tiba-tiba dan langsung masuk ke kursi belakang mobil dan mengikat tangan korban dengan kabel tis dan menutupi wajah korban
Tag
Berita Terkait
-
Remaja di Bekasi Jadi Korban Rudapaksa Kakak Kelas Sejak SMP, Jaksa Diduga Kasih Sinyal Restorative Justice
-
Korban Perkosaan Ayah Kandung di Sukabumi Melahirkan Bayi di Bekasi, Kondisi Bayi Masih Misterius
-
Senyum Raeza dan Jeremia Terdakwa Pemerkosa SPG di Cibubur, Korban Sempat Diancam Dibuat Cacat
-
Pria di Bekasi Hamili Anak Tiri, Bayi Hasil Perkosaan Dibunuh Pelaku dengan Cara Sadis
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Tersangka Pencabulan 50 Santriwati di Pati Belum Ditahan, KPAI: Pelaku Harus Dihukum Berat!
-
130 Sekolah Dasar di Kabupaten Ini Tidak Punya Kepala Sekolah
-
Tembok Sekolah di Jakarta Selatan Roboh, Bagaimana Nasib Siswa?
-
Hillary Brigitta Lasut Semprot Amien Rais: Serangan ke Teddy Bukan Kritik, Tapi Fitnah
-
KAI Buka Layanan Klaim Pengobatan Korban Insiden Bekasi Timur: Ini Syarat dan Caranya