- Polres Metro Jakarta Timur menggelar patroli skala besar pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari guna mencegah aksi kriminalitas.
- Sebanyak 78 personel gabungan dikerahkan menyisir berbagai titik rawan kejahatan dan tawuran remaja di wilayah Jakarta Timur.
- Kegiatan preventif ini bertujuan menciptakan situasi keamanan kondusif serta memberikan rasa aman kepada seluruh lapisan masyarakat setempat.
SuaraBekaci.id - Polres Metro Jakarta Timur menggelar patroli cipta kondisi (Cipkon) dan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) skala besar untuk mengantisipasi aksi begal hingga tawuran remaja di wilayah setempat.
"Kegiatan patroli cipta kondisi ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi aksi kriminalitas jalanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat pada malam hingga dini hari," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur Ipda Jery di Jakarta, Minggu (24/5).
Patroli dilakukan pada Sabtu (23/5) malam hingga Minggu dini hari.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor), begal, tawuran remaja, serta berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya.
Baca Juga:Polisi Ringkus Pengedar Bawa 759 Butir Tramadol di Bekasi
Patroli dimulai dengan apel kesiapan yang digelar pada pukul 23.00 WIB di halaman Polres Metro Jakarta Timur.
Apel dipimpin Kabag Ops Polres Metro Jakarta Timur AKBP M. Agung Julianto didampingi para perwira pendamping dengan melibatkan sebanyak 78 personel gabungan.
Usai apel, personel langsung bergerak melakukan patroli dan siaga di sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Beberapa lokasi yang menjadi fokus pengamanan antara lain kawasan depan Mal Basura Jatinegara, Jembatan Banjir Kanal Timur (BKT) Jalan Pahlawan Revolusi, Yayasan Al-Falah Klender, hingga Posko Terpadu Jaga Ibukota di kawasan Kebon Singkong, Duren Sawit.
Selain melakukan pemantauan di titik rawan, petugas juga menyisir sejumlah ruas jalan utama di Jakarta Timur.
Baca Juga:Viral! Aksi Lima Mobil Zig-Zag di Tol Becakayu, Polisi Cuma Kasih Teguran Lisan?
Rute patroli meliputi kawasan Jatinegara, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Pahlawan Revolusi, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jalan Bekasi Timur Raya, hingga kembali ke Markas Komando Polres Metro Jakarta Timur.
"Tentunya ini untuk menekan angka kriminalitas jalanan yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari," ujar Jery.
Menurutnya, patroli skala besar juga menjadi bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat guna mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.
Dengan adanya patroli rutin dan peningkatan pengawasan di titik rawan, Jery berharap situasi keamanan di wilayah Jakarta Timur tetap kondusif.
Dalam kegiatan tersebut, petugas turut melakukan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat yang masih berlangsung pada malam hari, termasuk memonitor kelompok remaja yang berpotensi melakukan tawuran maupun aksi balap liar.
Polres Metro Jakarta Timur juga mengimbau masyarakat agar ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan apabila menemukan adanya tindak kriminalitas atau gangguan kamtibmas di sekitar tempat tinggal.