- Masjid Al-Ikhlas PIK, diresmikan Menteri Agama RI, menjawab kebutuhan spiritual kawasan Pantai Indah Kapuk yang berkembang.
- Pembangunan masjid ini dibiayai Rp45 miliar, dimulai Maret 2025, selesai awal 2026, dan diresmikan menjelang Isra Mi'raj.
- Masjid berarsitektur Islam Klasik ini menampung 600 jamaah dan menjadi oase spiritual di tengah kawasan urban PIK.
SuaraBekaci.id - Pantai Indah Kapuk (PIK) resmi memiliki pusat ibadah baru bagi umat Muslim dengan diresmikannya Masjid Al-Ikhlas PIK dalam suasana penuh syukur dan keberkahan.
Kehadiran masjid ini menjadi jawaban atas meningkatnya kebutuhan spiritual masyarakat Muslim di kawasan PIK yang terus berkembang seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas kawasan urban.
Masjid Al-Ikhlas PIK diresmikan langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, MA, yang juga memberikan nama “Al-Ikhlas”, bermakna ketulusan dalam beribadah.
Nama tersebut diharapkan menjadi doa agar masjid ini senantiasa menghadirkan keikhlasan, kedamaian, serta limpahan keberkahan bagi seluruh jamaah.
Baca Juga:Isi Bulan Ramadan dengan Tadarus Quran, Program 1 Malam 1 Juz Diminati Warga Bekasi
Dalam peresmian tersebut, Menag didampingi oleh Sugianto Kusuma (Aguan) selaku Founder and Chairman Agung Sedayu Group, Letnan Jenderal TNI (Mar) (Purn.) Dr. Nono Sampono, S.Pi., M.Si. selaku Direktur Utama Agung Sedayu Group, beserta jajaran direksi Agung Sedayu Group dan Salim Group.
Seluruh pihak menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan masjid dalam waktu yang relatif singkat.
Masjid Al-Ikhlas PIK mulai dibangun sejak groundbreaking pada 7 Maret 2025 dengan total biaya konstruksi mencapai Rp45 miliar.
Berkat kerja optimal dan izin Allah SWT, pembangunan masjid ini selesai di awal 2026 dan diresmikan menjelang peringatan Isra Mi’raj, momentum penting yang mengingatkan umat Islam akan perintah shalat sebagai tiang agama serta pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia.
Pada rangkaian acara peresmian, turut digelar lomba adzan, di mana pemenang utamanya ditetapkan sebagai muadzin tetap Masjid Al-Ikhlas PIK.
Baca Juga:Kisah Pohon Kurma di Masjid Al Barkah: Panen Tiap Ramadan, Dipercaya Penuh Khasiat
Selain itu, dilaksanakan pula kegiatan sosial berupa pembagian 1.000 paket beras, yang secara simbolis diserahkan 10 paket pada acara peresmian.
Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Agung Sedayu Group atas kontribusi nyata dalam pembangunan masjid.
“Terima kasih kepada seluruh pihak di Agung Sedayu Group, secara khusus kepada Bapak Aguan yang dengan tulus membantu pembangunan masjid ini, termasuk kontribusi di berbagai daerah lain. Partisipasi Agung Sedayu Group sungguh luar biasa. Semoga Tuhan memberkati kita semua,” ujar Menag.
Masjid Al-Ikhlas PIK berdiri di atas lahan seluas ±2.435 meter persegi dengan luas bangunan utama ±1.248 meter persegi, serta mampu menampung sekitar 600 jamaah.
Mengusung konsep Islamic Classical Architecture, masjid ini memadukan keindahan, kesederhanaan, dan kekhusyukan.
Pilar-pilar elegan, ruang utama berbentuk lingkaran dengan kubah megah, serta dua menara yang menjulang menjadi simbol kebesaran Islam.