Cara Mengatasi Gancet, Kuncinya Tenang dan Jangan Tegang

Penis captivus juga bisa disebabkan oleh vaginismus, yakni kondisi vagina yang menutup akibat kejang otot dasar panggul tanpa terkendali.

Pebriansyah Ariefana
Kamis, 09 September 2021 | 17:36 WIB
Cara Mengatasi Gancet, Kuncinya Tenang dan Jangan Tegang
Ilustrasi penis / Mr P lelaki. (Shutterstock)

SuaraBekaci.id - Cara mengatasi gancet, penis dan vagina bersatu tak bisa dilepas saat hubungan intim atau berhubungan seks.

Dilansir dari Medical Daily, saat berada dalam vagina, penis menjadi semakin besar. Otot-otot dasar panggul wanita juga berkontraksi selama orgasme.

Hal tersebutlah yang memungkinkan penis terjepit di dalam vagina dan sulit dilepaskan. Namun ketika otot-otot vagina mengendur dan ereksi pada penis berkurang. Penis bisa di ditarik kembali dari vagina.

Penis captivus juga bisa disebabkan oleh vaginismus, yakni kondisi vagina yang menutup akibat kejang otot dasar panggul tanpa terkendali.

Baca Juga:Pengertian Gancet, Kelamin Tak Bisa Terlepas saat Hubungan Seks, Benarkah karena Mistis?

Kontraksi otot vagina yang ekstrem bisa mengakibatkan penis terjepit dinding vagina sehingga sulit dikeluarkan.

Meski jarang ada beberapa wanita yang mengalami vaginismus. Vaginismus disebabkan oleh berbagai macam faktor mulai dari emosional psikologis maupun faktor fisik.

Penis captivus memang fenomena langka yang dialami manusia. Namun bukan berarti hal tersebut tidak mungkin terjadi.

Cara Mengatasi Gancet

Penis captivus bersifat sementara dan dapat terjadi hanya dalam beberapa detik hingga beberapa menit.

Baca Juga:Viral Video Pasangan Gancet Saat Mesum, Ini Penjelasan Medis

Pasangan yang mengalaminya akan berjuang untuk saling melepaskan alat kelamin mereka.

Pada beberapa kasus yang parah, pasangan yang mengalami penis captivus perlu dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan.

Jadi bila mengalaminya sebisa mungkin jangan panik karena justru akan membuat dua alat kelamin sulit dilepaskan.

Stres justru bisa membuat otot-otot menjadi semakin mengejang.

Tunggulah beberapa saat hingga otot-otot organ intim kembali rileks. Saat otot vagina sudah tidak mencengkram lagi, penis bisa dilepaskan.

Ingat jangan menarik paksa penis dari vagina. Hal tersebut bisa menimbulkan cidera bagi keduanya. Bila berbagai cara telah dilakukan dan penis captivus tidak juga mereda, segeralah minta bantuan medis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini