- Wamentan Sudaryono melaporkan perkembangan sektor pertanian kepada mantan Presiden Joko Widodo di Solo
- Pemerintah berhasil mencapai swasembada pangan tahun 2025 melalui penghentian impor beras dan peningkatan kesejahteraan bagi para petani.
- Peningkatan harga gabah dan pemberian diskon pupuk sebesar 20 persen menjadi strategi kunci dalam memperkuat produksi pangan.
SuaraBekaci.id - Viral berita Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono melaporkan perkembangan sektor pertanian nasional kepada mantan Presiden Joko Widodo.
Saat Sudaryono bersilaturahmi di kediaman Jokowi di Solo, Jawa Tengah.
Sudaryono di Solo, Sabtu (9/5), mengatakan pertemuan tersebut membahas perkembangan sektor pertanian nasional.
Serta pentingnya kesinambungan pembangunan untuk menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga:Eks Pejabat Kementan Diduga Korupsi Rp27 Miliar, Amran: Sudah Saya Pecat
“Saya juga melaporkan ke Pak Jokowi bahwa swasembada telah kita raih di tahun 2025 dan akan kita teruskan,” katanya.
Ia mengatakan keberhasilan tersebut ditandai dengan penghentian impor beras serta meningkatnya kesejahteraan petani.
Pemerintah, lanjut dia, juga telah menaikkan harga gabah menjadi Rp6.500 per kilogram guna memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi petani.
Selain itu, lanjut dia, pemerintah dinilai berhasil menjaga ketersediaan pupuk bagi petani melalui pemberian diskon harga hingga 20 persen.
Menurut Sudaryono, dukungan pengairan serta pembelian hasil panen dengan harga yang baik turut memperkuat optimisme petani dalam meningkatkan produksi pangan nasional.
Baca Juga:Detik-detik Jokowi Jadi Korban Penusukan, Korban: Saya Mau Misahin
Ia menilai pengalaman dan pandangan Jokowi masih penting sebagai bekal dalam menjalankan program-program pembangunan, khususnya di sektor pangan.
Sudaryono juga menegaskan pentingnya menjaga sinergi dan kesinambungan pemerintahan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.