- Sejumlah tokoh lintas generasi berdiskusi dengan Jusuf Kalla di Jakarta Selatan mengenai kepemimpinan dan ekonomi negara, Sabtu (7/3/2026).
- Peserta diskusi ingin mempelajari pengalaman Jusuf Kalla serta menyoroti isu kriminalisasi aktivis dan kebijakan makan gratis.
- Jusuf Kalla menekankan bahwa pertemuan tersebut fokus mencari gagasan perbaikan negara tanpa agenda politik menjatuhkan pemerintah.
Di sisi lain, Jusuf Kalla menegaskan diskusi tersebut tidak memiliki agenda politik untuk menjatuhkan pihak tertentu.
Ia mengatakan pertemuan tersebut hanya bertujuan mencari gagasan agar negara dapat berjalan lebih baik.
“Intinya bagaimana negara lebih baik. Tidak ada pembicaraan menjatuhkan pemerintah,” ujar Kalla.
Ia menambahkan berbagai aspek dibahas dalam diskusi tersebut, mulai dari kebijakan ekonomi, pengelolaan keuangan negara, pendidikan, hingga dunia usaha.
Kalla juga mengingatkan bahwa Indonesia berpotensi menghadapi persoalan ekonomi dalam beberapa waktu ke depan jika tidak dilakukan langkah-langkah perbaikan.
“Dibutuhkan tindakan bersama, baik dari pemerintah maupun masyarakat, agar situasi ekonomi tidak memburuk,” katanya.
Diskusi tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Titi Anggraini (Pendiri Perludem), Mandira Bienna (Ketua Forum Indonesia Muda), Diah Saminarsih (Founder CISDI), Yanuar Nugroho (STF Driyarkara), serta Andhyta Utami (Founder Think Policy). Diskusi tersebut mempertemukan kalangan akademisi, aktivis, pengusaha, dan mahasiswa untuk bertukar pandangan mengenai masa depan Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara