- Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, melepas 72 relawan kemanusiaan ke Sumatera dan Aceh pada Minggu, 4 Januari 2026.
- Relawan yang terdiri dari berbagai organisasi akan membersihkan dan memberi pelayanan kesehatan pada korban bencana.
- Pemberangkatan dilakukan dengan Kapal Kemanusiaan PMI membawa total bantuan logistik seberat 2.500 ton.
SuaraBekaci.id - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, melepas sebanyak 72 relawan kemanusiaan yang akan diberangkatkan untuk membantu penanganan bencana di wilayah Sumatera dan Aceh.
Pelepasan relawan dilakukan di Dermaga Domestik Terminal Khusus Kendaraan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (4/1/2026).
Puluhan relawan tersebut berasal dari berbagai organisasi kemasyarakatan serta petugas kesehatan Kementerian Kesehatan.
Adapun unsur relawan yang terlibat antara lain Kemenkes, PMI DKI Jakarta, PMI Kota Jakarta Timur, PMI Kabupaten Kebumen, Dewan Masjid Indonesia (DMI).
DKM Masjid Istiqlal, Lazisnu, Laz Istiqamah, MBA, Cakra Responsif, ERU Land Rover, Kamil Logistik, Bagana GR, Jundullah Anas, YPI Swasembasa, YPPI, Himpala Itenas, Ukhuwah Al Fattah Rescue, FKBPA, serta Al Ummahat.
Para relawan akan bertugas melakukan pembersihan wilayah terdampak bencana serta memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat korban bencana di sejumlah daerah di Sumatera dan Aceh.
Pemberangkatan relawan dilakukan menggunakan Kapal Kemanusiaan PMI yang bekerja sama dengan Kalla Lines.
Kapal tersebut diberangkatkan pada sore ini bersamaan dengan pengiriman bantuan logistik PMI dengan total berat mencapai 2.500 ton.
Bantuan yang dikirimkan meliputi peralatan kebersihan, pakaian, obat-obatan, bahan makanan, alat berat berupa eskavator, serta mobil pengolahan air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana.
Baca Juga: PMI Kirim 2.500 Ton Bantuan ke Sumatera
Kapal kemanusiaan dijadwalkan berlayar selama tiga hari menuju Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara, sebelum melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Krueng Geukueh, Lhokseumawe, Aceh.
PMI berharap kehadiran relawan dan bantuan tersebut dapat mempercepat proses pemulihan serta meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Sumatera dan Aceh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Belum Pernah Dilatih Rem Darurat di Tikungan, Masinis Argo Bromo Anggrek Malah Jadi Tersangka
-
Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa Atasi Kekeringan Sawah di Bekasi
-
Mobil Damkar Hantam 6 Kendaraan Sekaligus di Cakung
-
Bantu Lansia Tetap 'Ngebul', Presiden Prabowo Bagikan Becak Listrik Gratis di Bekasi
-
BRI InFrame 2026 Jadi Ruang Dokumentasi Wajah Ekonomi Kerakyatan