- Plt Bupati Bekasi meninjau tiga titik jalan ambles di ruas Cikarang Bekasi Laut, Cibitung, pada Selasa (21/4).
- Kerusakan infrastruktur terjadi akibat tanah tergerus banjir sehingga memerlukan pembangunan turap serta perbaikan badan jalan segera.
- Pemerintah Kabupaten Bekasi akan memulai perbaikan bulan ini guna menjaga mobilitas masyarakat dan kelancaran ekonomi wilayah.
SuaraBekaci.id - Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja meninjau tiga titik jalan ambles di Ruas Cikarang Bekasi Laut (CBL) Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sekaligus memastikan respons cepat dengan perbaikan di tiga titik tersebut.
"Insya Allah dalam bulan ini sudah mulai dikerjakan, karena anggarannya sudah tersedia. Perbaikan ini dalam rangka cepat tanggap penanganan," kata Asep Surya Atmaja di Cibitung, Kabupaten Bekasi, Selasa (21/4).
Dia menyatakan penanganan cepat atas kerusakan infrastruktur ini dibutuhkan untuk memastikan mobilitas masyarakat dapat berjalan dengan normal sehingga tidak mengganggu perekonomian di wilayah setempat.
Jalan tersebut merupakan jalur utama pergerakan masyarakat, termasuk lintasan kendaraan pengangkut hasil produksi pertanian warga di wilayah utara Kabupaten Bekasi.
Ia menjelaskan kerusakan jalan yang terjadi di tiga titik jalan itu merupakan dampak lanjutan dari banjir yang sebelumnya melanda kawasan tersebut akibat kondisi tanah di bawah badan jalan mengalami penurunan setelah tergerus air.
"Ini kan jalan berada di atas tanggul, sementara penahan tanahnya tidak ada. Akibat banjir kemarin, tanah di bawahnya tergerus, lama-lama terjadi longsor dan jalan ikut turun," katanya.
Pihaknya segera membangun turap atau tembok penahan tanah (TPT) sebagai solusi utama untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Tim ahli sudah dikerahkan untuk memetakan rencana pekerjaan sebelum tahap pelaksanaan.
Asep menegaskan pembangunan TPT diprioritaskan pada titik-titik jalan yang dinilai paling rawan sementara evaluasi menyeluruh berdasarkan hasil kajian tim ahli juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi kejadian serupa di lokasi lain.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Asah Bakat Siswa Miskin Lewat Taekwondo dan Seni Tari
"Kita petakan mana yang sudah terjadi dan mana yang berpotensi. Yang rawan akan segera kita bangun penahan tanahnya. Secara bertahap, dalam beberapa tahun ke depan kita targetkan bisa tertangani semua," ucapnya.
Ia juga memastikan perbaikan tidak hanya dilakukan pada struktur penahan tanah, tetapi juga pada badan jalan yang telah terdampak.
"Kalau tembok penahan tanah sudah dibangun, otomatis jalannya juga akan kita perbaiki. Tidak mungkin hanya temboknya saja," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi