- Foto rumah yang diunggah harus sesuai alamat pada Kartu Keluarga (KK) untuk validasi sistem KIP-Kuliah.
- Penting memastikan semua data pendaftaran sinkron; ketidaksesuaian memicu kecurigaan saat proses seleksi.
- Pelamar siap menghadapi verifikasi lapangan oleh tim kampus, serta ada sanksi berat bagi kecurangan data.
SuaraBekaci.id - Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah) sering kali membuat calon mahasiswa bingung.
Terutama pada bagian teknis pengunggahan berkas fisik.
Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah: "Foto rumah mana yang harus diunggah jika saya tinggal menumpang atau merantau?"
Berdasarkan arahan tim sosialisasi SNPMB Universitas Hasanuddin (Unhas), berikut adalah panduan lengkap agar data rumah kamu valid dan lolos verifikasi:
1. Gunakan Alamat Sesuai Kartu Keluarga (KK)
Poin ini adalah aturan emas yang tidak boleh dilanggar. Banyak siswa yang tinggal di asrama, kos, atau menumpang di rumah kerabat saat sekolah.
Namun, untuk urusan KIP-Kuliah, foto rumah yang wajib diunggah adalah rumah yang sesuai dengan alamat di Kartu Keluarga (KK).
Mengapa demikian? Karena sistem KIP-Kuliah mengandalkan sinkronisasi data kependudukan.
Jika kamu mengunggah foto rumah tante atau rumah kos, data tersebut akan dianggap tidak valid.
Baca Juga: Banyak yang S-3 Masa Kota Bekasi Gak Ada Kampus Negeri, Heri Koswara: Kita Wajib Punya!
2. Sinkronisasi Data adalah Kunci
Pastikan data yang kamu input di sistem pendaftaran sinkron antara satu bagian dengan bagian lainnya.
Tim verifikator Unhas menekankan bahwa ketidakcocokan data antar kolom (misalnya alamat di profil berbeda dengan alamat di bagian ekonomi).
Dapat memicu kecurigaan sistem dan menghambat proses seleksi.
3. Persiapan untuk Verifikasi Lapangan
Ingat, proses KIP-Kuliah tidak berhenti di unggah foto saja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
BRI Pertahankan Posisi Teratas, Nilai Merek Indonesia Capai USD6,9 Miliar
-
Obat Herbal Racikan Abal-abal 4 Pemuda Ini Ancam Nyawa Konsumen
-
BRI Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru untuk Perkuat Solusi Investasi Nasabah
-
Kronologi Ibu di Pondok Pinang Ditarik hingga Pakaian Dalam Putus
-
Rumah di Kompleks TNI AD Cijantung Ternyata Jadi Sarang Judi Online, 11 Orang Diseret