- Grab meluncurkan fitur "Advance Booking" dan program "Jaminan On Time Kejar Pesawat" untuk meningkatkan ketenangan penumpang.
- Pengemudi dibekali manajemen waktu agar tiba 15–30 menit lebih awal serta ada jaminan penggantian tiket hangus hingga Rp3,3 juta.
- Layanan ini berlaku untuk perjalanan GrabCar dari Jabodetabek ke Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma, dengan kebijakan pembatalan gratis satu jam sebelum jadwal.
SuaraBekaci.id - Fitur penjadwalan layanan taksi daring "Advance Booking" pada aplikasi Grab diharapkan dapat membuat penumpang lebih tenang menghadapi risiko telat dijemput oleh mitra pengemudi.
Eksekutif Grab menjamin penggantian tiket pesawat yang hangus diberikan hingga nominal Rp3,3 juta lewat program "Jaminan On Time Kejar Pesawat".
"Melalui Jaminan On Time Kejar Pesawat, Grab ingin memberikan rasa tenang bagi pengguna dengan perjalanan yang lebih terencana, jadwal yang jelas, dan layanan yang dapat diandalkan," ujar Director of Mobility & Logistics Grab Indonesia, Tyas Widyastuti, dalam keterangannya di Bali, Minggu (21/12).
Mitra pengemudi yang khusus menangani pemesanan lewat fitur penjadwalan perjalanan tersebut telah dibekali dengan manajemen waktu untuk tiba di lokasi penjemputan 15 hingga 30 menit lebih awal dari jadwal yang ditentukan pengguna.
Melalui pembekalan itu, Grab menciptakan standar layanan yang andal melalui perencanaan yang lebih matang bagi mitra pengemudi guna memenuhi janji kepada penumpang.
Bagi penumpang, Advance Booking juga berfungsi layaknya alarm kedua. Semisal mereka luput menjadwalkan perjalanan ke bandara pada hari H keberangkatan, akan ada pengemudi yang menghubungi dan menginformasikan bahwa mereka sudah siaga di titik penjemputan.
Selain itu, ada waktu tunggu 15 menit tanpa biaya tambahan selama penumpang mempersiapkan diri di titik penjemputan.
Country Marketing and Communications Head Grab Indonesia, Melinda Savitri, menambahkan bahwa sistem itu merupakan respons perusahaan terhadap tren kebutuhan wisatawan.
"Grab hadir sebagai teman perjalanan yang membantu wisatawan fokus menikmati setiap momen melalui solusi yang praktis dan terpercaya," ujar Melinda.
Baca Juga: Misteri 4 Orang Tewas di Tol Tegal: Polisi Tunggu Hasil Forensik
Selain ketepatan waktu, sistem itu juga membekali mitra mengenai kebijakan tarif tetap yang memberikan kepastian harga sejak pemesanan dikonfirmasi.
Sistem juga menyediakan waktu tunggu gratis selama 15 menit bagi penumpang setelah jadwal tiba, sebagai bentuk fleksibilitas layanan yang telah dibekalkan kepada mitra pengemudi.
Data internal Grab serta GrabAds 2024 Travel Report, menunjukkan bahwa wisatawan Indonesia semakin menginginkan perjalanan yang tertata namun tetap fleksibel, di mana jaminan ketepatan waktu menjadi salah satu faktor penentu utama kenyamanan perjalanan mereka.
Saat ini, Jaminan On Time Kejar Pesawat tersedia untuk perjalanan dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi menuju Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma, Jakarta, untuk seluruh jenis pemesanan GrabCar.
Pengguna cukup membuka layanan GrabCar dan memilih fitur Advance Booking, lalu menentukan waktu penjemputan serta bandara tujuan.
Ketentuan pemesanan, wajib dilakukan maksimal 12 jam sebelum waktu penjemputan, pembatalan gratis hanya hingga 1 jam sebelum perjalanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74