SuaraBekaci.id - Seorang anak berinisial MI (23) di kota Bekasi, Jawa Barat, begitu tega menganiaya ibu kandungnya yang bernama Melani (43), lantaran tak diberikan uang Rp 30 ribu. Kini pelaku telah ditahan polisi.
Melani menyebut bahwa saat itu dirinya tak memiliki uang seperti apa yang diminta oleh anaknya.
"Minta uang, aku bilang aku nggak punya uang, tapi maksa yaudah, akhirnya dia bilang WhatsApp teman kamu katanya, teman bunda, nggak ada uangnya, nggak ada," kata Melani kepada wartawan, Minggu (22/6/2025).
"Rp30 ribu, sih. Nggak ngerti buat apanya, muat main, mungkin kemudian nongkrong, mungkin, gitu," imbuhnya.
Setelah tak diberi uang, pelaku lantas menuduh ibunya membanting gawainya. Hal itu membuat pelaku emosi hingga akhir menganiaya korban.
"Terus aku naro handphonenya dia, Taro di meja, tapi bukannya ngebanting, tapi menurut dia mah, ‘kenapa lo ngebanting handphonenya gua?’ Aku nggak ngebanting handphonenya kamu kok. Dari situ awalnya," tuturnya.
Pelaku dari rekaman CCTV yang viral, nampak memukul kepala ibunya beberapa kali hingga jatuh tersungkur di teras rumah.
Bukannya kasian melihat ibunya jatuh, pelaku melanjutkan dengan menendang tubuh korban.
Akibat penganiayaan tersebut, Melani mengalami luka memar di pinggul dan bagian kepala. Penganiayaan ini juga buka kali pertama yang dialami korban.
Baca Juga: Disegel Disdik Kota Bekasi, Begini Penampakan Sekolah Bodong Al Kareem Islamic School
"Ini udah keterlaluan, aku udah gak sanggup," kata dia.
Pasca viralnya video tersebut, polisi langsung menjemput pelaku di Bekasi Timur, kota Bekasi.
“Alhamdulillah kita sudah amankan pelakunya setelah dari korban membuat laporan. Sudah, dilakukan penahanan,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.
Anak Durhaka di Bekasi
Menurut Kasat Reskrim Kompol Binsar Hatorangan Sianturi, tragedi ini berawal dari sebuah permintaan yang terkesan biasa. Ichsan mendesak sang ibu untuk meminjamkan motor tetangga agar dirinya bisa pergi bermain.
Namun, permintaan itu ditolak. Sang ibu, dengan menanggung rasa malu yang teramat sangat karena terlalu sering meminjam, menolak keinginan putranya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Resmi Diumumkan! Ini Daftar 10 Nama Calon Komisioner KPAD Kabupaten Bekasi 2026-2031
-
Ahli Hukum Ini Sebut Kredit Bermasalah Tidak Serta-merta Tergolong Kejahatan
-
Perajin Batu Bata Bekasi Bisa Cuan Besar! Ini Peluang Emas Program Gentengisasi Prabowo