- Polres Metro Bekasi menangkap seorang ASN berinisial N di kawasan Plaza Pemda karena menyimpan narkotika jenis sabu.
- Petugas juga menangkap pria berinisial D di Cikarang Barat dengan menyita sepuluh paket sabu sebagai barang bukti.
- Kedua tersangka kini ditahan di Mapolsek Cikarang Selatan untuk penyidikan lebih lanjut terkait jaringan peredaran narkotika tersebut.
SuaraBekaci.id - Aparat kepolisian menangkap seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, karena diduga memiliki dan menyimpan narkotika jenis sabu.
"Terduga pelaku ditangkap petugas di kawasan komplek Plaza Pemda Kabupaten Bekasi, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat," kata Kasi Humas Polres Metro Bekasi AKP Aliyani di Cikarang, Jumat (29/5).
Dijelaskan, pria berinisial N alias I yang bekerja sebagai aparatur berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) itu menjadi target polisi melalui pemantauan langsung dari tempat kerjanya.
Ia menjelaskan penangkapan ASN-PPPK ini berdasarkan pendalaman kasus yang sedang ditangani jajaran Unit Reskrim Kepolisian Sektor Cikarang Selatan dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas tetap kondusif.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan enam paket plastik klip berisi sabu, dua unit telepon genggam merek Infinix dan Realme, satu buah timbangan digital, satu pak plastik klip kosong, satu unit sepeda motor serta satu buah tas selempang warna hijau.
Petugas melanjutkan pengembangan hingga berhasil mengungkap kembali tindak pidana peredaran sabu di Kampung Gardusawah RT 004/001, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi pada Jumat ini.
Berbekal informasi masyarakat maupun pendalaman kasus dugaan penyimpanan narkotika jenis sabu, petugas mendatangi rumah seorang pria berinisial D alias A. Saat diperiksa, terduga pelaku menunjukkan lokasi penyimpanan di bawah tempat tidur dalam rumahnya.
Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa 10 paket sabu, satu buah timbangan, dua unit telepon genggam, 25 potongan sedotan, plastik klip dan lakban serta satu buah gunting.
"Kedua terduga pelaku beserta barang bukti selanjutnya ditahan di Mapolsek Cikarang Selatan guna kepentingan penyidikan dan pengembangan lebih lanjut," jelasnya.
Baca Juga: Balita Tewas Dengan Luka Tusuk di Bekasi, Diduga Ini Pelakunya
Aliyani menyatakan kedua tersangka beserta barang bukti telah disita untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Pengembangan kasus pun dilanjutkan guna mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.
"Kami terus melakukan pendalaman untuk mengetahui sejauh mana jaringan ini beroperasi dan siapa saja yang terlibat," kata dia.
Polres Metro Bekasi mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi terkait penyalahgunaan dan peredaran narkotika demi menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan kondusif di wilayah Kabupaten Bekasi.
Masyarakat dapat mengakses informasi, pengaduan maupun melaporkan tindak pelanggaran hukum melalui layanan interaktif Curhat Langsung ke Bunda Kapolres (CLBK) di nomor WhatsApp 081383990086, pusat panggilan 110 serta layanan kepolisian 24 jam di nomor 08111939110.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Investasi Asing Sektor Jasa Melonjak 86 Persen, Jawa Barat Jadi Tujuan Utama
-
Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan
-
Natasha Olivia Aliza Jadi Lulusan Terbaik Tunggal Magister Kenotariatan UNTAR
-
Peringatan Keras Bupati Bekasi ke Kepala Desa: Jangan Korupsi !
-
KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Kasus Bea Cukai