SuaraBekaci.id - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi menyegel sekolah swasta elite Al Kareem Islamic School yang berlokasi di Jalan Baru Perjuangan RT 04 RW 11 Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.
Berdasarkan pantauan SuaraBekaci.id pada Rabu (18/6/2025), suasana di sekolah tersebut nampak sepi.
Tidak ada satu orang pun terlihat di sekolah tersebut. Bahkan halaman parkirnya pun kosong tak ada satupun kendaraan yang terparkir.
Pagar sekolah yang berwarna hijau itu nampak tertutup rapat bahkan telah digembok.
Pada bagian pagar itu, terpasang sebuah spanduk besar yang diketahui berasal dari Dinas Pendidikan Kota Bekasi.
Spanduk itu berisi pemberitahuan bahwa sekolah tersebut dilarang beroperasi karena telah melakukan kesalahan administrasi.
“TK Islam Al Karem Islamic School tidak diperbolehkan menerima murid baru tahun ajaran 2025/2026 dikarenakan ada permasalahan administrasi sesuai dengan peraturan Wali Kota Bekasi,” isi dalam spanduk tersebut.
Adapun, sekolah yang menawarkan tingkatan pendidikan mulai dari TK, SD, hingga kelas inklusi untuk anak berkebutuhan khusus ini disegel lantaran terbukti melakukan sejumlah pelanggaran prosedur.
Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdisdik) Kota Bekasi, Warsim, mengatakan salah satu pelanggaran yang ditemukan adalah sekolah tersebut tak menyetorkan nomor induk siswa nasional (NISN) ke Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Baca Juga: Viral Kemunculan 'Air Terjun' di Kota Bekasi, Ternyata Ini Penyebabnya
“Sekolah bisa dikatakan bodong karena melanggar prosedur, pertama anak tidak didaftarkan ke dapodik, kedua perihal sewa lahan, untuk izin operasional ada cuma keslaahannya ya itu tidak sesuai prosedur,” kata Warsim, Rabu (18/6/2025).
Warsim juga mengatakan, Al Kareem Islamic School terbukti tidak melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) sesuai dengan basis kurikulum yang dijanjikan.
“Kegiatan KBM pun tidak sesuai dengan janjinya yang menjanjikan berbasis kurikulum Cambrighe, sebingga hari ini kita segel,” ujarnya.
Apa Itu Kurikulum Cambridge
Kurikulum Cambridge adalah kurikulum internasional yang banyak digunakan di sekolah-sekolah, termasuk di Indonesia.
Kurikulum ini menawarkan berbagai tingkatan, mulai dari Cambridge Primary (untuk usia 5-11 tahun) hingga Cambridge Advanced (untuk usia 16-19 tahun).
Berita Terkait
-
Viral Kemunculan 'Air Terjun' di Kota Bekasi, Ternyata Ini Penyebabnya
-
Pemkot Bekasi Didesak Sediakan Tempat Rehabilitasi Kasus Pelecehan Anak
-
Kasus Pelecehan Siswa SD di Bekasi, Warga Desak ABH Diusir dari Lingkungan
-
Miris! Siswa SD di Medan Satria Kota Bekasi Diduga Cabuli 9 Bocah
-
Razia Perdana Jam Malam di Kota Bekasi, Disdik Temukan Fakta Mengejutkan
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Ada Apa?
-
Aktif Jemput Bola Transaksi Warga, Kiprah BRILink Agen Ria Irawan Topang Roda Ekonomi
-
30 Perusahaan Buka Ribuan Lowongan Kerja di Subang, Cek Syaratnya!
-
Aksi Ekstrem Jambret Pakai Kawasaki Ninja, Rampas HP Pakai Dua Tangan
-
BRI Dorong Penyuluh Antikorupsi Jadi Teladan Integritas di Tempat Kerja