- Satreskrim Polres Metro Bekasi menyelidiki kasus pembunuhan balita dengan belasan luka tusuk di rumah kontrakan, Jatirangga, pada Jumat 29 Mei.
- Terduga pelaku berinisial G, paman korban, ditemukan di lokasi dalam kondisi kritis dan sedang menjalani perawatan medis intensif.
- Investigasi awal menunjukkan terduga pelaku memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan sempat berhenti mengonsumsi obat akibat kendala biaya keluarga.
SuaraBekaci.id - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Bekasi tengah mendalami kasus pembunuhan tragis seorang balita yang ditemukan tewas dengan belasan luka tusuk di sebuah rumah kontrakan di wilayah Bekasi.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Andi Muhammad Iqbal dalam keterangannya, Jumat 29/5, menjelaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus tersebut.
"Iya, benar. Intinya, kami sudah mengonfirmasi kejadian tersebut. Saat ini, kasusnya masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh tim di lapangan," kata Iqbal.
Iqbal mengatakan korban yang masih balita tersebut ditemukan meninggal dunia dengan kondisi yang mengenaskan di dalam kamar kontrakan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, ditemukan lebih dari sepuluh luka tusuk dan luka iris di sekujur tubuh korban.
"Luka-luka di tubuh balita itu cukup banyak, ada di bagian kepala, wajah, badan, hingga selangkangan. Bahkan, ada luka iris di bagian pipi yang cukup parah. Kami perkirakan ada lebih dari sepuluh tusukan," ungkap Iqbal.
Sementara itu, terduga pelaku yang merupakan paman korban saat ini belum dapat dimintai keterangan secara resmi lantaran masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit dalam kondisi kritis akibat luka tusuk pada bagian dada serta pipi kiri dan kanan.
"Untuk saat ini, statusnya masih terduga pelaku dan masih kita dalami. Semalam kondisinya sempat kritis, jadi kami harus menunggu kondisinya membaik dan stabil terlebih dahulu sebelum meminta keterangan lebih lanjut," tutur Iqbal.
Berdasarkan hasil investigasi awal dan keterangan dari pihak keluarga, terduga pelaku diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan, dan selama ini rutin menjalani pengobatan ke psikiater serta mengonsumsi obat.
Baca Juga: Cek Fakta: Foto Viral Pocong di Bekasi Dipastikan Rekayasa Digital, Polisi Ungkap Pembuatnya
Namun, dalam dua hari terakhir sebelum kejadian, yang bersangkutan diketahui tidak mengonsumsi obat penenang lantaran kendala biaya keluarga yang tidak mampu untuk membeli obat tersebut.
Sebelumnya, beredar sebuah unggahan di media sosial Instagram melalui akun @infobekasi yang memperlihatkan tempat kejadian perkara (TKP) seorang balita yang ditemukan meninggal secara tidak wajar.
Akun tersebut menuliskan TKP itu berada di rumah kontrakan di RW 10, Jatirangga, Jatisampurna, Kota Bekasi, Di lokasi tersebut, warga juga menemukan pamannya, G (18), terluka pada bagian lehernya. Balita itu pun diketahui tinggal bersama neneknya berinisial M (60).
Berita Terkait
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Kronologi Ibu di Pondok Pinang Ditarik hingga Pakaian Dalam Putus
-
Rumah di Kompleks TNI AD Cijantung Ternyata Jadi Sarang Judi Online, 11 Orang Diseret
-
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Ada Apa?
-
Aktif Jemput Bola Transaksi Warga, Kiprah BRILink Agen Ria Irawan Topang Roda Ekonomi
-
30 Perusahaan Buka Ribuan Lowongan Kerja di Subang, Cek Syaratnya!