Di Indonesia, kurikulum Cambridge banyak diterapkan di sekolah-sekolah internasional dan beberapa sekolah swasta.
Kurikulum Cambridge memiliki empat tahap utama: Cambridge Primary, Cambridge Lower Secondary, Cambridge Upper Secondary (termasuk IGCSE), dan Cambridge Advanced (termasuk AS/A Levels)
Kurikulum ini mencakup mata pelajaran inti seperti Bahasa Inggris, Matematika, dan Sains, serta mata pelajaran lain yang berdasarkan Kurikulum Nasional Inggris.
Kurikulum Cambridge menekankan pada pengembangan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kemampuan berbahasa Inggris, serta pandangan global.
Kualifikasi Cambridge diakui secara global dan memberikan akses ke pendidikan tinggi di berbagai universitas di seluruh dunia.
Siswa yang belajar dengan kurikulum Cambridge cenderung memiliki kefasihan berbahasa Inggris yang baik, cara berpikir internasional, dan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di berbagai universitas di seluruh dunia, menurut beberapa sumber.
Kurikulum ini mungkin dianggap menantang dan membutuhkan banyak waktu, terutama untuk mata pelajaran yang tidak diminati siswa.
Kurikulum Cambridge menekankan pada pendekatan global dan pembelajaran berbasis keterampilan, sedangkan kurikulum nasional lebih fokus pada pengembangan pengetahuan dan pemahaman tentang materi pelajaran.
Kurikulum Cambridge banyak digunakan di sekolah-sekolah internasional dan beberapa sekolah swasta yang ingin memberikan pendidikan dengan standar global.
Baca Juga: Viral Kemunculan 'Air Terjun' di Kota Bekasi, Ternyata Ini Penyebabnya
Lebih dari 200 sekolah di Indonesia telah menerapkan kurikulum Cambridge.
Kontributor : Mae Harsa
Berita Terkait
-
Viral Kemunculan 'Air Terjun' di Kota Bekasi, Ternyata Ini Penyebabnya
-
Pemkot Bekasi Didesak Sediakan Tempat Rehabilitasi Kasus Pelecehan Anak
-
Kasus Pelecehan Siswa SD di Bekasi, Warga Desak ABH Diusir dari Lingkungan
-
Miris! Siswa SD di Medan Satria Kota Bekasi Diduga Cabuli 9 Bocah
-
Razia Perdana Jam Malam di Kota Bekasi, Disdik Temukan Fakta Mengejutkan
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Polisi Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Grand Wisata Bekasi
-
Peneror Bom SDN Srengseng Sawah Sudah Berulang Kali Beraksi, Ini Motifnya
-
Dentuman Keras di Langit Jawa, Ini Penjelasan Ilmiah BRIN
-
Siap-siap! Bansos PKH dan BPNT Triwulan Ketiga Cair 20 Juli 2026
-
Dari Dapur Kecil di Sidoarjo, Brownies Ketan Kini Tembus Pasar Internasional