SuaraBekaci.id - Tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi jasad Rustadi (40), korban tertimpa beton penyangga tower di Kavling Bumi Indah, Desa Karangsatria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (29/1) sekitar pukul 08.20 WIB.
Adapun ambruknya beton penyangga tower itu terjadi pada Senin (27/1) sekitar pukul 09.30 WIB. Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari menuturkan cuaca buruk jadi kendala selama proses evakuasi.
"Upaya evakuasi yang dilakukan oleh unsur SAR gabungan sebelumnya menemukan kendala diantaranya adalah cuaca hujan serta angin kencang sehingga memicu kemiringan tower hingga 6 derajat," kata Desiana kepada wartawan.
Akibat kendala cuaca itu, berbagai cara dilakukan Tim SAR gabungan untuk mengevakuasi korban. Salah satu caranya melakukan stabilisasi untuk mencegah robohnya tower tersebut.
"Setelah semua dalam kondisi aman para tim SAR gabungan pun melakukan upaya membuka akses korban dengan teknik Chipping yaitu mengikis beton yang menimpa tubuh korban menggunakan Chipping Hammer," sambungnya.
Selanjutnya, Tim SAR memotong besi yang menimpa kepala korban menggunakan cutter, sehingga korban berhasil dievakuasi.
"Proses pemindahan korban pun dilakukan dengan teknik Lowering menggunakan mobil crane yang sudah disiagakan untuk membantu proses evakuasi," tuturnya.
Jenazah kata Desiana pun langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi.
Kontributor : Mae Harsa
Baca Juga: Diguyur Hujan Deras, Bekasi Dikepung Banjir: Ada 14 Titik Tertinggi 1 Meter
Berita Terkait
-
Diguyur Hujan Deras, Bekasi Dikepung Banjir: Ada 14 Titik Tertinggi 1 Meter
-
Sederet Kendala Proses Evakuasi Korban Tewas Tertimpa Beton Tower di Bekasi
-
Terjepit Beton Tower Raksasa, Evakuasi Korban Tewas di Bekasi Terkendala Ini
-
Warga Sekitar Tower Ambruk di Bekasi Diminta Menjauh, 30 KK Mengungsi
-
Beton Penyangga Tower di Bekasi Roboh, Korban Tewas Sulit Dievakuasi
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
Terkini
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi
-
Momen Gibran Main Sepak Bola di Wamena Papua, Cetak Tiga Gol
-
Era Gratis Biskita Trans Wibawa Mukti Bekasi Berakhir, Berapa Biayanya?
-
8 Pedagang Kalibata Gulung Tikar, Total Kerugian Rp1,2 Miliar