SuaraBekaci.id - Heru salah satu warga Villa Kencana Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mengaku dirinya lebih takut dengan maling dibanding dengan setan selama tinggal di daerah itu.
“Gak takut (hantu) saya biasa jalan ke depan malam-malam. Tapi paling kejahatan doang takutnya,” ungkap Heru yang sudah 2 tahun tinggal di sana.
Kondisi Villa Kencana yang menjadi program rumah Jokowi saat ini memang terlihat seperti lokasi uji nyali.
Baca juga:
Kawasan Villa Kencana jika di malam hari terlihat seperti tempat syuting film-film horor.
Suasana di kawasan itu terasa sangat sunyi, hanya suara jangkrik yang terdengar saat matahari terbenam berganti malam.
Suasana semakin bikin bulu kuduk bergidik karena kondisi penerangan sangat minim. Pencahayaan hanya terlihat di sejumlah rumah yang sudah dihuni, seperti di rumah Heru.
Sementara rumah lain yang belum berpenghuni terlihta dengan kondisi tidak terawat. Rumah-rumah itu tidak dilengkapi pintu. Di pinggir jalan rumput dan tanaman liar meninggi dan dibiarkan tumbuh begitu saja.
Saat Mae Harsa dari SuaraBekaci.id mendatangi kawasan ini pada malam hari, kondisi sunyi dan sepi bak lokasi uji nyali rupanya menjadi hal biasa untuk Heru dan istrinya.
Baca Juga: Kasus Mobil Dinas Polda Jabar Tabrak Elf di Tol MBZ Berakhir Damai, Kok Bisa?
Heru mengaku bahwa untuk di bloknya, blok J2, hanya lima rumah yang sudah dihuni. Sedangkan sisanya dibiarkan kosong begitu saja.
“Ya kaya gini keadaannya, banyak yang kosong deretan sini aja cuma lima orang,” kata Heru.
Baca juga:
Tiap satu blok di kawasan ini memiliki sekitar 16 rumah, namun tak sampai setengahnya sudah dihuni.
Namun menurut Heru, sebagaian rumah dengan kondisi terbengkalai itu sudah ada pemiliknya namun belum dihuni.
Rumah subsidi program Presiden Jokowi itu kata Heru, memang mayoritas dijadikan investasi saja oleh pemiliknya.
Berita Terkait
-
Kasus Mobil Dinas Polda Jabar Tabrak Elf di Tol MBZ Berakhir Damai, Kok Bisa?
-
Kecelakaan di Tol Layang MBZ Libatkan Mobil Dinas Polda Jabar, Begini Penjelasan Polisi
-
Bukan Isapan Jempol! Kaesang Bakal Maju Pilwakot Bekasi: Relawan Ambil Formulir di PKB
-
Lomba MTQ Jabar 2024: Kabupaten Bekasi Juara Umum Ungguli Bandung
-
Kronologis Ayah Hantam Anak Pakai Linggis hingga Tewas: Korban Mabuk Ancam Bunuh Pelaku
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Perbedaan Krusial Zakat dan Pajak Menurut Jusuf Kalla
-
Mahasiswa Bekasi Diciduk Polisi, Ternyata Pengedar Tembakau Sintetis Rumahan
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Kepada 3,8 Juta Debitur
-
Kontroversi Paspor Inggris Anak Alumni LPDP, AHU: Potensi Pelanggaran Hak Anak
-
Konsultasi Hukum: Bolehkah Orang Tua Mengalihkan Kewarganegaraan Anak Secara Sepihak?