SuaraBekaci.id - Ulah penjambret di Jatihasih, Kota Bekasi, Jawa Barat bikin gemeter emak-emak. Namun kini emak-emak bisa bernafas lega, setelah pelaku dibikin jadi ayam sayur oleh Sertu Ribut.
Sertu Mar Ribut Riyanto merupakan anggota Marinir TNI Angkatan Laut yang berhasilkan menangkap pelaku jambret dengan tangan kosong. Pelaku jambret AI (28) dibekuk oleh Sertu Ribut pada akhir pekan lalu, Sabtu (16/12) di dekat pintu masuk tol Jatiasih.
Penangkapan pelaku jambret yang dilakukan Sertu Ribut berawal saat anggota Komandan Detasemen Pemeliharaan Pangkalan Marinir (Denhar Lanmar) itu tengah melintas di sekitar lokasi untuk bertemu rekannya.
Saat dalam perjalanan, Sertu Ribut berpapasan dengan dengan pelaku AI yang tengah memacu kendaraan motor Honda Genio dengan plat nomor B 4842 KZF. Ai memacu kendaraannya setelah menjambret ponsel milik warga bernama DE (58).
Menurut Ribut seperti dikutip, pelaku kemudian melarikan diri ke arah Jatiasih. Sertu Ribut pun mengejar pelaku sejauh 700 meter dari lokasi kejadian alias TKP.
Ribut menjelaskan bahwa pelaku sempat terhalang pintu portal jembatan penyeberangan saat akan kabur. Dengan sigap bak di film action, Sertu Ribut kemudian menutup jalan pelaku dengan sepeda motor miliknya.
Pelaku kata Ribut sempat melawan dirinya dengan tangan kosong. Perkelahian antara prajurut Marinir dengan penjambret itu pun tak terhindarkan.
Namun, si pelaku tentu saja bukan lawan yang setara dengan Sertu Ribut. Tak berselang lama, si pelaku jambret menjadi ayam sayur saat Ribut memiting lehernya.
"Dan akhirnya pelaku penjambretan dapat saya lumpuhkan dengan cara mengunci leher pelaku penjambretan," kata Ribut.
Baca Juga: Gudang Plastik di Kalibaru Terbakar: Massa Amuk Mobil, Penyebabnya Bikin Geleng-geleng
Sementara itu, menurut Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh jajaran TNI AL, agar cepat tanggap di lapangan.
Ali pun mengapresiasi tindakan dari Sertu Ribut tersebut. Ia juga berpesan agar para prajurit untuk meningkatkan kewaspadaan yang tinggi terhadap situasi yang kemungkinan terjadi serta bersinergi dengan instansi terkait guna menindak tegas pelanggaran hukum yang terjadi.
Berita Terkait
-
Gudang Plastik di Kalibaru Terbakar: Massa Amuk Mobil, Penyebabnya Bikin Geleng-geleng
-
Penampakan Asap Hitam di Langit Kota Bekasi Siang Ini Akibat Kebakaran Gudang Plastik
-
Sorotan Bekasi: Dua Warga Bekasi Jadi Korban Kecelakaan Maut Tol Cipali, Kasus Covid-19 Naik Jelang Libur Nataru
-
Sandiaga Buka Suara Soal Polemik 'Ndasmu Etik' Prabowo: Dua-duanya Mantan Saya, Gak Usah Kompor!
-
Libur Nataru 2023 Kian Dekat, Waspadai Kenaikan Kasus Covid-19 di Bekasi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Resmi Diumumkan! Ini Daftar 10 Nama Calon Komisioner KPAD Kabupaten Bekasi 2026-2031
-
Ahli Hukum Ini Sebut Kredit Bermasalah Tidak Serta-merta Tergolong Kejahatan
-
Perajin Batu Bata Bekasi Bisa Cuan Besar! Ini Peluang Emas Program Gentengisasi Prabowo