SuaraBekaci.id - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo malam ini, Jumat (15/11) menemui sejumlah gen z di salah satu cafe di Pekayon, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Pantauan SuaraBekaci.id dalam pertemuan dengan sejumlah anak muda itu, Ganjar tampak mengenakan kemeja hitam lengan pendek berwarna hitam. Tampak juga ia kenakan celana panjang warna cream coklat dan jam tangan hitam.
Ganjar membuka dialog dengan para anak muda. Usai berdiskusi dengan para anak muda dari kota Bekasi, Ganjar sempat menanggapi soal pernyataan pasangannya, Mahfud MD yang menyatakan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin merupakan lawan yang sengit saat debat cawapres 22 Desember mendatang.
Berbeda pendapatan dengan Mahfud, menurut Ganjar siapapun lawan debatnya semua sama saja.
“Ya enggak lah biasa aja, semua punya kesempatan sama ya,” ucap Ganjar di Bekasi.
Sebelumnya diberitakan, Mahfud mengakui bahwa Cak Imin akan menjadi lawan beratnya dalam debat cawapres mendatang.
“Lawan paling berat saya ya Cak Imin," kata Mahfud di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/12/2023).
Meski begitu, dia mengakui Gibran Rakabuming Raka juga akan menjadi lawan yang berpotensi menjadi rival berat pada debat cawapres. "Sama saja itu, Mas Gibran, Cak Imin sama berat lah," ujar dia.
Mahfud mengaku tidak perlu mempersiapkan debat cawapres karena dia dan dua cawapres lainnya, Muhaimin Iskandar dan Gibran Rakabuming Raka akan menjawab pertanyaan yang tidak bisa diduga.
Baca Juga: Krisis Guru di Bekasi Makin Parah, Anies Ogah Umbar Janji: Kalau Belum Tahu, Gimana Mau Komentar
Adapun debat cawapres akan diselenggarakan pada Jumat (22/12/2023) dengan tema ekonomi (ekonomi kerakyatan dan ekonomi digital), keuangan, investasi, pajak, perdagangan, pengelolaan APBN dan APBD, infrastruktur dan perkotaan.
Tanggapan Anies Jelang Debat Cawapres
Adapun, Capres nomor urut 01, Anies Baswedan menilai Cak Imin sudah teruji kredibilitasnya sejak masih muda. Ia mengatakan, Cak Imin sudah aktif berdebat sejak berstatus mahasiswa hingga masa-masa berjuang di Nahdlatul Ulama (NU).
"Ya, memang sudah teruji, teruji oleh siapa? Oleh waktu, oleh tantanan dengan keuletan yang dilewatinya," kata Anies kepada wartawan di Bekasi, Jumat (15/12/2023).
Eks Gubernur DKI Jakarta itu menyampaikan terima kasih karena Mahfud sudah menganggap cawapresnya menjadi lawan berat saat debat.
"Jadi kalau Pak Mahfud tadi menyampaikan begitu, ya kami terima kasih. Karena memang Gus Imin itu adalah cawapres yang memiliki kompetensi," tutur dia.
Tag
Berita Terkait
-
Krisis Guru di Bekasi Makin Parah, Anies Ogah Umbar Janji: Kalau Belum Tahu, Gimana Mau Komentar
-
Wajah Datar dan Pandangan Mata Lurus ke Depan, Anies Tak Respon Saat Disinggung Soal Ordal
-
Ganjar Beri Respon Mirip-mirip Gibran, Saat Ibu di Bekasi Curhat Anaknya Ditipu Calo Kerja
-
Peluang Dapat Honor Segini, Kota Bekasi Butuh 49 Ribu Petugas KPPS, Cek Syarat dan Ketentuan
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Perbedaan Krusial Zakat dan Pajak Menurut Jusuf Kalla
-
Mahasiswa Bekasi Diciduk Polisi, Ternyata Pengedar Tembakau Sintetis Rumahan
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Kepada 3,8 Juta Debitur
-
Kontroversi Paspor Inggris Anak Alumni LPDP, AHU: Potensi Pelanggaran Hak Anak
-
Konsultasi Hukum: Bolehkah Orang Tua Mengalihkan Kewarganegaraan Anak Secara Sepihak?