SuaraBekaci.id - Calon wakil presiden (Cawapres) Mahfud MD dijadwalkan pada Senin (4/12) sore akan datang ke Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat. Mahfud MD dijadwalkan akan sambangi MA Annida Al Islamy Bekasi.
MA Annida Al Islamy Bekasi berlokasi di Jalan KH Mas Mansyur nomor 5 RT002/002, Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Informasi dari Tim Media Mahfud, cawapres dari Ganjar Pranowo ini akan menghadiri acara Halaqah Kebangsaan MA Annida Al Islamy Bekasi.
Sebelum datang ke Bekasi Timur, Mahfud MD melakukan sejumlah pekerjaan di beberapa tempat. Pada Senin siang, Mahfud akan menghadiri rapat internal di Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam) pada pukul 11.00 WIB.
Selanjutnya, pada pukul 13.00 WIB, Mahfud akan rapat bersama Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI.
Lalu, Mahfud menghadiri sesi wawancara bersama salah satu media di Posko Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, pada pukul 14.00 WIB dan diteruskan rapat di tempat serupa pada pukul 15.00 WIB.
Abuya Muhtadi jadi Dewan Penasihat TPN Ganjar-Mahfud
Sebelumnya pada Minggu (03/12), Pimpinan Pondok Pesantren Roudotul Ulum, Cidahu, Pandeglang, Banten, K.H. Ahmad Muhtadi Dimyati menjadi Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada Pemilu 2024.
"Paling istimewa, Abuya Muhtadi sudah menyatakan bersedia untuk duduk menjadi dewan penasihat," kata Dewan Penasihat TPN Ganjar-Mahfud, Yenny Wahid seperti dikutip dari Antara.
Baca Juga: Gibran Ditudingkan Diuntungkan Tak Ada Debat Cawapres, Grace Natalie Sindir Timnas AMIN
Yenny mengatakan dukungan dari Kiai Abuya Muhtadi memberikan suntikan semangat bagi TPN agarbisa memenangkan Ganjar-Mahfud pada pesta demokrasi yang akan dilakukan pada 14 Februari 2024.
Menurut Yenny, dukungan dari Abuya Muhtadi juga membawa angin segar untuk bisa memperoleh banyak suara di Banten yang sebelumnya tidak masuk dalam daerah yang diproyeksikan menyumbang kemenangan.
"Sekarang kami optimistis di Banten bisa mendapatkan banyak suara dengan kehadiran Abuya Muhtadi bersama murid dan seluruh jaringan majelisnya. Semoga Ganjar-Mahfud dapat tambahan suara yang signifikan di Banten," ungkapnya.
Abuya Muhtadi, kata Yenny, merupakan sosok penting dari Majelis Mudzakarah Muhtadi Cidahu Banten (M3CB), sebuah majelis yang beranggotakan para ulama dan kiai se-Banten yang sudah mendeklarasikan dukungan kepada Ganjar-Mahfud.
"Abuya Muhtadi berkenan menemani kami yang sedang berjuang, mengiringi kami semua dengan petuah-petuah dan tentunya doa," kata Yenny.
Berita Terkait
-
Gibran Ditudingkan Diuntungkan Tak Ada Debat Cawapres, Grace Natalie Sindir Timnas AMIN
-
Sorotan Bekasi, Bisa Apa dengan UMK Kota Bekasi 2024? Pelaku Begal di Kranji Sayat Leher Korban
-
Sadis! Aksi Begal di Flyover Kranji, Pelaku Sayat Leher Korban dengan Pisau
-
Kaum Pekerja Ungkap Beratnya Punya Tempat Tinggal, Prabowo-Gibran Janjikan Rumah Murah
-
UMK Kota Bekasi 2024 Rp5.343.430, Bisa Apa dengan Uang Segitu?
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia
-
Polisi Tembak Polisi: Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
-
Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK