SuaraBekaci.id - Proyek pembangunan akses jalan tol menuju Stasiun Kereta Cepat Whoosh di Karawang, Jawa Barat masih terkendala dalam pembebasan lahan. Pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secepatnya masalah pembebasan lahan itu terselesaikan.
Menurut Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian, saat ini pihaknya tengah melakukan proses pembebasan lahan dengan Lembaga Manajemen Aset Negara atau LMAN.
Dikatakan oleh Hendy, Kementerian PUPR targetkan pembangunan akses jalan tol tersebut mulai konstruksi pada tahun depan.
Sementara itu, Menteri Sekretaris Kabinet telah mengirimkan surat kepada Menteri PUPR agar proyek aksesibilitas jalan tol ke Stasiun Kereta Cepat Karawang dimasukkan ke dalam proyek strategis nasional (PSN).
Setelah dimasukkan ke PSN, kemudian dilakukan pembebasan lahan, sehingga proyek bisa dibiayai LMAN.
Pemerintah telah menetapkan Kereta Cepat Whoosh sebagai salah satu PSN yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 3 tahun 2016 tentang Percepatan Proyek Strategis Nasional.
Kereta Cepat Whoosh, yang mampu melaju hingga kecepatan 350 kilometer per jam, memangkas waktu tempuh dari Jakarta ke Bandung menjadi 40 menit dari sebelumnya tiga jam.
Whoosh memiliki panjang trase 142,3 kilometer dengan tipe struktur elevated sepanjang 82,7 kilometer dan sisanya berupa 13 terowongan dan subgrade.
Kereta cepat tersebut berhenti di empat stasiun sepanjang lintasan, yaitu Stasiun Halim (Jakarta), Stasiun Karawang, Stasiun Padalarang, dan Stasiun Tegalluar (Bandung). [Antara]
Baca Juga: Ribuan Peraga Sosialisasi Pemilu 2024 Jadi Alat Kampanye Banyak Ditemukan di Karawang
Berita Terkait
-
Ribuan Peraga Sosialisasi Pemilu 2024 Jadi Alat Kampanye Banyak Ditemukan di Karawang
-
Cek Gudang Logistik KPU Karawang, Polda Jabar Temukan Fakta Tak Mengenakkan
-
Aminuddin Maruf Anak Petani Karawang yang Jadi Wakil Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Eks Stafsus Milenial Jokowi
-
Ada 255 Caleg Perempuan di DCT Anggota DPRD Karawang pada Pemilu 2024
-
Kabut Asap Selimuti Perumahan di Kotabaru Dampak Kebakaran TPAS Jalupang Karawang
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Laris Manis! Lelang 71 Motor Dinas Pemkab Karawang
-
Pemerintah Lelang Enam Proyek PSEL, Ini Lokasinya
-
Ade Armando dan Permadi Arya Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Polisi Siapkan Lab Forensik Digital
-
Kasus Kanker Payudara Tembus 1,9 Juta, BPJS: Biaya Pengobatan Tembus 1,99 Triliun
-
Candaan Berujung Masalah? Kenali Batasan Humor Agar Tak Berakhir Jadi Pelecehan