SuaraBekaci.id - Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran pada Senin (7/11) resmi umumkan 277 nama yang masuk dalam struktur tim pemenangan pada Pilpres 2024.
Pengumuman anggota TKN Prabowo-Gibran ini disampaikan di Ballroom Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan. Struktur TKN Prabowo-Gibran memiliki sejumlah unit kerja, salah satunya sekretaris TKN yang dipimpin oleh Nusron Wahid.
Nusron Wahid memiliki wakil sebanyak 14 orang, salah satunya ialah anak petani Karawang bernama Aminuddin Maruf. Sosok Aminuddin ini sebenarnya tidak terlalu asing bagi publik.
Sebelum menjadi wakil sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Amin ialah staf khusus milenial Presiden Joko Widodo (Jokowi). Amin seperti dikutip dari Suara.com pada 27 Oktober lalu putuskan untuk mundur sebagai stafsus milenial Jokowi.
Aminuddin mengatakan, ia mengatakan keputusannya mundur sebagai stafsus Presiden Jokowi untuk menghindari conflict of interest atau konflik kepentingan.
Amin kelahiran 27 Juli 1986 di Desa Tanahbaru, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Ayah Aminuddin ialah seorang petani di Karawang.
Bahkan Amin sempat mengaku saat kecil juga membantu pekerjaan sang ayah, apalagi jika sudah masuk musim panen.
"Waktu itu saya masih kecil dan ingin merasakan panen, namun pada saat ngarit jari saya terluka terkena sabetan," ucapnya seperti dikutip dari Antara.
Meski hidup dalam keterbatasan, Amin tetap berupaya untuk bisa melanjutkan pendidikan. Setelah lulus dari SMAN 1 Rengasdengklok pada 2004, ia kemudian masuk ke Universitas Negeri Jakarta (UNJ) jurusan Ekonomi dan Administrasi.
Baca Juga: Berpotensi Disalip Ganjar-Mahfud, Elektabilitas Prabowo-Gibran Malah Merosot Pasca Putusan MK
Pada 2014 hingga 2017, ia kemudian menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) pada Kongres di Jambi.
Amin juga aktif di gerakan politik kerelawanan, dengan mendirikan Solidaritas Ulama Muda Indonesia (SAMAWI). Saat jadi stafsus milenial Jokowi, Amin melakukan komunikasi strategis dengan Organisasi Kepemudaan seperti PMII, HMI, KAMMI, IMM, GMNI, BEM dan lain lain, lalu berkeliling ke pondok pesantren dan menemui berbagai macam kelompok muda di pedesaan.
Aminuddin Maruf juga sempat menjadi bagian dari perhelatan akbar Nusantara Bersatu. Acara yang mempertemukan elemen elemen relawan dengan Presiden Jokowi. Amin saat itu menjadi Ketua Panitia / Organizing Committee (OC), bersama Arsjad Rasyid sebagai Ketua Pengarah (SC), dan sejumlah pimpinan relawan Jokowi lainnya.
Sekretaris TKN Prabowo-Gibran: Nusron Wahid
Wakil Sekretaris:
1. Saleh P. Daulay
2. Renanda Bachtar
3. Fadli Tri Hartono
4. Fikrah Auliyaurrahmam
5. Azanil Kelana
6. Husni Jumat
7. Keke Parawansa
8. Ratu Ratna Damayanti
9. Sulistianingasih
10. Edi Budiarso
11. Todo Tua Pasaribu
12. Aminuddin Ma'ruf
13. Michael Umbas
14. Binbin Firman Tresnadi
Tag
Berita Terkait
-
Berpotensi Disalip Ganjar-Mahfud, Elektabilitas Prabowo-Gibran Malah Merosot Pasca Putusan MK
-
Prabowo Puji-puji Jokowi di HUT Golkar: Saya Banyak Belajar Dari Bapak
-
Jokowi Singgung Situasi Politik Terkini: Terlalu Banyak Drama Gegara Pertarungan Perasaan
-
Erick Thohir dan Bahlil Tak Masuk TKN Prabowo-Gibran, Rosan: Nanti yang Urus Negara Siapa?
-
Wiranto hingga Habib Luthfi Gabung TKN Prabowo-Gibran, NasDem: Etis Nggak?
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74
-
BRI dan Kemenpora Bekali Atlet SEA Games 2025 dengan Literasi Keuangan untuk Masa Depan