- PT Jababeka mendeklarasikan kawasan industrinya di Cikarang sebagai kota wisata industri terintegrasi pertama di Indonesia.
- Kawasan seluas 5.600 hektare ini menampung 2.000 pabrik, 1,2 juta penduduk, dan 10.000 tenaga kerja asing.
- Rencana pengembangan meliputi Jababeka Factory Outlet dan festival wisata industri tahunan untuk edukasi.
SuaraBekaci.id - PT Jababeka Tbk, perusahaan properti dan pengembang kawasan industri, mendeklarasikan kawasan industri Jababeka di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.
Sebagai kota wisata industri, sebuah konsep yang menggabungkan aktivitas manufaktur dengan wisata edukasi dalam satu ekosistem kawasan terintegrasi pertama di Indonesia.
Presiden Director PT Grahabuana Cikarang, Ivonne Aggraini yang merupakan pengembang dari Jababeka dalam konferensi pers di Jakarta, mengatakan, konsep tersebut lahir dari besarnya potensi kawasan industri wilayah tersebut yang selama ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat manufaktur, tetapi juga sebagai kawasan hunian, pendidikan, hingga fasilitas rekreasi.
“Karena pada dasarnya di Cikarang itu memiliki lahan 5.600 hektare dan itu merupakan kawasan industri Jababeka. Tapi di dalam kawasan kita itu semua terintegrasi bukan cuma sebagai industri, sebagai manufacturing, tapi juga sebagai tempat hunian, juga sebagai kota wisata,” ujar Ivonne, Jumat (7/3).
Menurutnya, deklarasi ini menjadi momentum untuk memperkuat identitas Jababeka sebagai kawasan industri yang hidup dan dinamis, bukan sekadar pusat produksi.
“Karena di sini banyak tenant-tenant kita maupun penghuni di kawasan. Sudah ada 2.000 pabrik, baik lokal maupun multinasional. Terus ada 1,2 juta orang yang tinggal di Cikarang,” katanya.
Ia menambahkan, kawasan tersebut juga menjadi tempat bekerja bagi sekitar 10.000 tenaga kerja asing dari berbagai negara seperti Jepang, Korea, China, Singapura, Malaysia, dan Eropa.
Ivonne menjelaskan, konsep wisata industri ini bertujuan menghadirkan kawasan yang juga menawarkan ruang rekreasi dan interaksi sosial bagi masyarakat.
Selain menjadi destinasi wisata, kawasan ini juga dirancang sebagai ruang pembelajaran bagi pelajar dan masyarakat untuk mengenal proses produksi industri secara langsung.
Baca Juga: Transjabodetabek Terus Ekspansi, Siap Layani Cikarang dan Bandara
Sebagai bagian dari pengembangan wisata industri, Jababeka juga berencana membangun Jababeka Factory Outlet yang menampilkan berbagai produk dan proses produksi dari pabrik-pabrik yang beroperasi di kawasan tersebut.
Ia mencontohkan potensi edukasi industri yang bisa dikembangkan, seperti kunjungan pelajar ke pabrik makanan atau manufaktur untuk melihat langsung proses produksi.
Ke depan, Jababeka juga berencana menggelar festival wisata industri tahunan yang melibatkan tenant dari berbagai negara, menampilkan budaya dan kreativitas masing-masing.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi Andri Julianto menyebut deklarasi tersebut sebagai momentum penting bagi transformasi kawasan industri menjadi destinasi wisata edukasi.
Ia menjelaskan, konsep wisata industri memungkinkan masyarakat, pelajar, hingga wisatawan melihat langsung proses produksi dan inovasi teknologi di berbagai perusahaan.
Andri menambahkan, Kabupaten Bekasi memiliki potensi besar untuk mengembangkan wisata industri karena memiliki 11 kawasan industri, termasuk sekitar 2.000 perusahaan di Jababeka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia