- Ditlantas Polda Metro Jaya menindak lima mobil pelaku atraksi zig-zag di Tol Becakayu Jakarta Timur pada Rabu (4/3).
- Pengemudi mobil yang melakukan aksi ugal-ugalan tersebut hanya menerima teguran lisan serta membuat surat permintaan maaf.
- Pihak kepolisian tidak melakukan penilangan, melainkan memberikan imbauan edukatif agar pelanggaran serupa tidak terulang kembali.
SuaraBekaci.id - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memberikan teguran kepada pengemudi mobil yang melakukan atraksi dengan melaju secara zig-zag di ruas Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), Jakarta Timur.
"Untuk pengemudi yang melakukan zig-zag di ruas Tol Becakayu, Jakarta Timur, sudah kami temui. Mereka hanya diberikan teguran lisan dan imbauan edukatif agar tidak mengulangi perbuatannya," kata Kasatlantas Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Reiki Indra Brata Manggala saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (7/3).
Selain itu, pihaknya juga telah mengidentifikasi pengemudi yang melakukan aksi zig-zag di jalan tol tersebut.
"Untuk pengemudi yang melakukan zig-zag di ruas Tol Becakayu, Jakarta Timur, kami lakukan teguran lisan. Yang bersangkutan juga sudah membuat pernyataan permintaan maaf karena mengemudikan kendaraan secara ugal-ugalan," jelas Reiki.
Tak hanya itu, pihaknya juga tidak melakukan penilangan terhadap para pengemudi tersebut.
"Jadi, hanya diberikan imbauan serta permohonan maaf dan tidak ditilang. Kami berikan teguran lisan sambil melakukan imbauan yang bersifat edukatif," ujarnya.
Sebelumnya, dalam video amatir yang beredar luas di media sosial Instagram @jakarta_siders terlihat lima mobil melaju bersama dalam satu rombongan di ruas Tol Becakayu, pada Rabu (4/3) malam.
Kendaraan-kendaraan tersebut tampak berpindah-pindah lajur secara zig-zag dari satu jalur ke jalur lainnya.
Bahkan, dalam rekaman tersebut, mobil-mobil itu terlihat berpindah dari lajur satu hingga lajur tiga secara bergantian.
Baca Juga: Mahasiswa Bekasi Diciduk Polisi, Ternyata Pengedar Tembakau Sintetis Rumahan
Aksi bahaya tersebut membuat jalur tol seolah tertutup oleh rombongan kendaraan tersebut.
Meski kondisi lalu lintas di jalan tol tampak relatif sepi, aksi zig-zag tersebut tetap dinilai berbahaya.
Perilaku berkendara seperti itu berpotensi menyebabkan kecelakaan, terutama jika ada kendaraan lain yang melintas dengan kecepatan tinggi.
Aksi tersebut juga menuai kecaman dari masyarakat yang merasa resah dengan perilaku pengendara yang tidak tertib di jalan tol.
"Kalau berkendara seperti itu sangat membahayakan pengendara lain. Harusnya ada tindakan tegas supaya tidak terulang lagi," kata salah satu warga, Indah (29) di Jakarta Timur, Jumat (6/3).
Indah berharap aparat kepolisian dapat terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas, agar keselamatan pengguna jalan tetap terjaga dan kejadian serupa tidak kembali terulang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
2 Tersangka Dibebaskan! Kasus Perusakan Rumah di Cikunir Selesai
-
MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata
-
BRI Kembali Dukung Atlet Nasional, Semangati Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
-
Aset 1,5 Hektare Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat Digeledah KPK
-
Lewat Program BRI Sahabat Disabilitas 2026 di Makassar, BRI Peduli Berikan Pelatihan dan Pemagangan