SuaraBekaci.id - Pemilik rumah kontrakan di Perumahan Villa Mutiara Gading Jl. Piano IX No. FV/5 Setia Asih, Tarumajaya, Bekasi Regency, Kabupaten Bekasi, telah diperiksa Polda Metro Jaya.
“Semalam saya sudah ke Polda dipanggil untuk dimintai keterangan,” kata pemilik kontrakan, Sudirman (47), saat ditemui SuaraBekaci.id, Rabu (21/6).
Kata Sudirman, kabar adanya penggerebekan di rumah kontrakannya baru ia ketahui Senin (19/6) sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, dia belum mengetahui penggerebekan itu terkait apa.
Namun, setelah ia dipanggil pihak kepolisian disana ia sempat mendengar bahwa penggerebekan itu berkaitan dengan dugaan penjualan ginjal manusia.
“Semalam ya mereka (kepolisian) awalnya kan dengar desas-desus, tahunya dari berita. Ya ada selentingan, omongan polisi juga begitu (dugaan penjualan ginjal) dan sedang dikejar semuanya,” ucapnya.
Dirinya mengaku syok dengan adanya penggerebekan itu. Pasalnya, selama ini menurut Sudirman tidak ada gelagat aneh yang mencurigakan dari penyewa kontrakannya.
“Saya kaget juga kok dengan penampilan lugu seperti itu bisa terjadi seperti itu,” ujarnya.
Pasca kejadian itu, ia mengaku suasana di kontrakan itu sampai sekarang masih berantakan. Ia dan sang istri hanya telah mengamankan kunci rumah kontrakan itu.
“Saya hanya datang kesana memastikan kondisinya sama matikan air takut ada yang hidup,” tandasnya.
Sudirman sebelumnya mengatakan bahwa penyewa rumahnya mengaku bekerja sebagai kuli bangunan sebuah proyek.
“Kita sempat tanya, kalian bekerja sebagai apa? ‘kami bekerja sebagai proyek’, proyek apa? ‘proyek bangunan’. itu saja yang kita komunikasikan,” kata Sudirman.
Dirinya menyebut, rumah itu dikontrak pertama kali oleh seseorang yang bernama Septian Taher, pada November 2022.
Sudirman mengatakan, saat itu Septian meminta izin untuk menempati kontrakan tersebut bersama 5-6 orang temannya.
Pada sekitar bulan Maret 2023, penghuni kontrakan itu mengabarkan akan bekerja di Bali dan meminta kontrakan itu dialihkan ke temannya bernama Akmal.
“Itu bulan Maret (2023) pergantian pembayaran ke Akmal, dari Septian,” ucap Sudirman.
Berita Terkait
-
Pemilik Kontrakan yang Jadi Tempat Penampungan Ginjal Manusia di Bekasi Ungkap Penyewa Mengaku Kuli Bangunan
-
5 Fakta Kontrakan di Bekasi yang Jadi Penampungan Penjualan Ginjal Manusia: Dikirim ke Kamboja
-
Ulah Arogan Oknum TNI di Tambun, Minta Rumah Doa Ditutup: Teriak Dirinya Penguasa Wilayah ke Pendeta
-
Bikin Geger, Rumah Kontrakan di Bekasi Jadi Penampungan Penjualan Ginjal Manusia, Ini Kata Tetangga
-
Geger Rumah di Bekasi Jadi Penampungan Penjualan Ginjal Manusia, Warga: Pernah Dihuni 16 Orang, Tiba-tiba Nyisa 4 Orang
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan