SuaraBekaci.id - Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan saat ini Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang, Jawa Barat fokus menangani penyebaran Covid-19 di perusahaan.
"Kami tidak henti-hentinya mengingatkan agar pihak perusahaan bersinergi dalam penanganan Covid-19," kata Aep di Karawang, Jumat (30/7/2021).
Ia mengatakan sinergitas penanganan Covid-19 di perusahaan saat ini ditekankan karena sebelumnya banyak ditemukan pihak perusahaan yang tidak melaporkan ke Satgas Covid-19 Karawang saat ada karyawannya yang terpapar Covid-19.
Lebih parahnya lagi, hingga saat ini masih ditemukan perusahaan yang masih belum memiliki Satgas Penanganan Covid-19 di perusahaannya.
Menurut dia, perlu keseriusan dan koordinasi yang baik antara perusahaan dengan pemerintah dalam penanganan Covid-19. Sebab untuk menekan penyebaran Covid-19 memerlukan keseriusan semua pihak, baik swasta maupun pemerintah.
hingga Jumat ini jumlah kumulatif kasus terkonfirmasi Covid-19 di Karawang, sesuai dengan data Dinas Kesehatan setempat, mencapai 40.053 kasus.
Rinciannnya, sebanyak 1.617 orang meninggal atau bertambah sembilan orang dibandingkan sehari sebelumnya, kemudian sebanyak 35.909 orang dinyatakan sembuh dari Covid-19 atau bertambah 688 orang, dan yang masih dirawat sebanyak 481 orang atau berkurang lima orang dibandingkan sehari sebelumnya.
Untuk warga Karawang yang hingga saat ini masih menjalani isolasi mandiri karena terpapar Covid-19 berjumlah 2.046 orang atau berkurang 276 orang dibandingkan sehari sebelumnya. (Antara)
Baca Juga: Langgar Prokes, Satgas Covid-19 Tutup Dua Perusahaan di Karawang
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
Terkini
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74