- Hj Nurhayati, pengurus Muslimat NU, meninggal dunia akibat kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada 28 April 2026.
- Korban sedang dalam perjalanan menuju Cikarang bersama anak dan cucunya saat insiden kecelakaan tersebut terjadi di stasiun.
- Jenazah almarhumah telah dimakamkan di kawasan Karet pukul 13.00 WIB setelah mendapatkan ucapan duka dari berbagai pihak.
SuaraBekaci.id - Kecelakaan antara kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL commuter line di Stasiun Bekasi Timur menyisakan duka mendalam.
Salah satu korban meninggal dunia adalah Hj Nurhayati (63), sosok yang dikenal sebagai pengurus muslimat Nahdlatul Ulama (NU).
Menurut Ketua PAC Muslimat NU Kemayoran Hj Sugirah, almarhumah diketahui pengurus aktif di bidang dakwah.
Ucapan duka pun mengalir, termasuk dari Emka Farah Mumtaz yang berharap almarhumah wafat dalam keadaan husnul khatimah. Ia pun menyampaikan belasungkawa.
"Semoga almarhumah husnul khatimah dan termasuk syahidah," katanya melansir NU Online, Selasa, 28 April 2026.
Wakil Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta H Emka Farah Mumtaz turut menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya Nurhayati.
“Insyaallah husnul khatimah dan almarhumah termasuk syahidah,” ucapnya.
Jenazah Nurhayati dimakamkan di kawasan Karet pada pukul 13.00 WIB.
Diketahui, saat kejadian Nurhayati tengah dalam perjalanan dari Bekasi menuju Cikarang untuk mengunjungi anaknya. Ia berangkat bersama anak dan cucunya yang masih berusia lima tahun.
Meski sempat berhasil dievakuasi, kondisi almarhumah memburuk. Ia dilaporkan pingsan sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.