Viral Dua Preman Ngamuk di Pasar Baru Bekasi, Pelaku Positif Sabu-sabu

Dua pria berinisial TAD dan DE ditangkap polisi usai mengamuk dengan mengacak-acak sayuran salah satu pedagang di Pasar Baru Bekasi

Galih Prasetyo
Jum'at, 04 April 2025 | 19:38 WIB
Viral Dua Preman Ngamuk di Pasar Baru Bekasi, Pelaku Positif Sabu-sabu
Ilustrasi preman (Pixabay)

SuaraBekaci.id - Dua pria berinisial TAD dan DE ditangkap polisi usai mengamuk dengan mengacak-acak sayuran salah satu pedagang di Pasar Baru Bekasi, pada Kamis (3/4/2025).

“Sudah kita amankan keduanya pagi ini Pukul 07.30 WIB," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Komisaris Polisi Binsar Hatorangan Sianturi, Jumat (4/3/2025).

Usai ditangkap, kedua pelaku menjalani pemeriksaan dan keduanya terbukti positif menggunakan sabu-sabu.

“Untuk kedua orang ini kita tes urine hasilnya positif sabu,” ujarnya.

Baca Juga:Demo Tolak UU TNI, Pendemo di Bekasi Dilaporkan ke Polisi Gegara Ini

Adapun, aksi kedua pelaku ini sebelumnya viral di media sosial. Dalam video yang beredar, kedua pelaku yang merupakan kakak beradik ini nampak marah-marah ke salah satu pedagang.

Pelaku memaksa pedagang tersebut untuk menutup dagangannya. Salah satu pelaku bahkan terlihat menendang sayuran pedagang tersebut.

Binsar menjelaskan, penendangan tersebut menurut pengakuan pelaku di latar belakangi oleh ucapan pedagang yang dianggap tidak sopan kepada istri pelaku yang saat itu sedang melakukan pungutan.

TAD yang menerima laporan itu kemudian mengantar istrinya pulang. Kemudian TAD kembali ke pasar bersama adiknya DE, keduanya kemudian mengamuk dan melakukan aksi kekerasan terhadap korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku memang kerap meminta setoran keamanan kepada sejumlah pedagang di kawasan Pasar Baru Bekasi.

Baca Juga:Cerita Siswa SMAN 21 Bekasi Gagal Ujian Gegara Gedung Sekolah Diterjang Banjir

“kedua orang (pelaku) ini bahwa dia melakukan aksi mengambil iuran ini sudah kurang lebih tiga tahun,” ucapnya.

Pelaku melakukan pemalakan terhadap pedagang setiap hari dengan hasil memalak berkisar Rp 4 - Rp 4,5 juta perbulan.

“Pengakuan yang bersangkutan (hasil pemalakan) digunakan untuk kepentingan sehari-hari,” ucap Binsar.

Efek Buruk Narkotika

Setelah digunakan atau dikonsumsi, narkoba akan larut dan dialirkan melalui darah ke seluruh tubuh, termasuk otak. Berbagai efek pun akan dialami oleh pengguna narkoba, tergantung pada jenis, dosis, dan lamanya pemakaian barang berbahaya tersebut.

Efek stimulan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini