SuaraBekaci.id - Sejumlah massa buruh sempat bersitegang dengan aparat kepolisian saat demo menuntut kenaikan UMK 2024 di Cikarang, Jawa Barat.
Dalam laporan akun @infobekasi, Rabu (29/11), polisi terpaksa membubarkan massa aksi saat akan berupaya memblokade jalan Teuku Umar, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.
Dari video yang diunggah tampak sejumlah aparat kepolisian meminta massa buruh untuk tidak berada di tengah jalan. Aparat mendorong sejumlah buruh untuk ke pinggir jalan.
Pihak kepolisian meminta massa buruh untuk menggelar aksi demo di titik yang telah mereka tentukan. Setelah aparat kepolisian meminta buruh untuk tidak berada di tengah jalan, arus lalu lintas kembali lancar.
Baca Juga:Viral Penampakan Bekasi Versi AI, Kondisi Bantargebang Sangat Realistik
Video yang diunggah ini pun menimbulkan reaksi dan komentar dari netizen. Mereka meminta buruh yang melakukan aksi unjuk rasa hari ini untuk tidak merugikan orang lain yang akan beraktivitas.
"Tindak tegas kalau sudah menutup jalan seperti ini. Silahkan melakukan unjuk rasa tapi jangan merugikan orang lain yg mau beraktifitas," komentar salah satu netizen.
Aksi Buruh Bekasi Hari Ini
Massa dari sejumlah elemen buruh Bekasi pada hari ini, Rabu (29/11) dijadwalkan akan kembali turun ke jalan. Buruh kembali berdemo dengan tuntutan untuk mengawal rekomendasi Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2024.
Pantuan dari sejumlah akun di media sosial, sejumlah buruh pada Rabu pagi ini sudah bergerak untuk melakukan aksi unjuk rasa.
Baca Juga:Hari Ini Buruh Bekasi Kembali Turun ke Jalan, Kenaikan UMK 2024 Jadi Tuntutan
Di kawasan MM 2100, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dari unggahan Bekasi24jam--jaringan Suara.com, sejumlah buruh sudah mulai memenuhi jalan.
- 1
- 2