Jelang Kick Off Piala Dunia 2022, Netflix Rilis FIFA Uncovered: Ulas Kebusukan Rezim FIFA

Citra FIFA yang awalnya dianggap sebagai organisasi terbaik hancur berantakan setelah terpilihnya presiden ke-7, Joao Havelange.

Galih Prasetyo
Jum'at, 11 November 2022 | 13:41 WIB
Jelang Kick Off Piala Dunia 2022, Netflix Rilis FIFA Uncovered: Ulas Kebusukan Rezim FIFA
Serial Netflix FIFA Uncovered

SuaraBekaci.id - Jelang kick off Piala Dunia 2022, Netflix merilis serial dokumenter berjudul 'FIFA Undercover'. Serial dokumenter ini mengulas sepak terjang pejahat kerah putih di induk sepak bola dunia tersebut.

Serial dokumenter FIFA Undercover terdiri dari lima episode. Tiap episodennya memunculkan cerita berbeda, mulai dari awal berdirinya FIFA hingga skandal pada pemilihan tuan rumah Piala Dunia, termasuk saat Qatar dipilih jadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

Citra FIFA yang awalnya dianggap sebagai organisasi terbaik hancur berantakan setelah terpilihnya presiden ke-7, João Havelange.

Dalam serial dokumenter FIFA Undercover itu, pria asal Brasil itu yang membawa angin perubahan besar di FIFA.

Baca Juga:Timnas Indonesia U-20 Ikut Piala Dunia Mini di Spanyol, Publik: Jangan Sia-siakan

FIFA yang awalnya dibentuk oleh 7 federasi sepak bola negara Eropa dan bersifat amatir, mulai menjelma jadi organisasi kapitalis yang mengutamakan uang dibalik semboyan fair play di sepak bola.

João Havelange terpilih menjadi presiden FIFA ke-7 setelah mengalahkan wakil Inggris, Sir Stanley Rous. Demi bisa kalahkan pria Inggris itu, Havelange menggunakan citra politik dan dugaan sogokan.

Havelange gunakan politik apartheid untuk mendapat suara dari federasi sepak bola di Afrika. Padahal selama ini FIFA dikenal sangat anti politik.

Selain itu, Havelange juga diduga menggunakan cara baru untuk bisa mendapat dukungan dari federasi negara yakni iming-iming bantuan dana untuk mengembangkan sepak bola.

Dua cara yang digunakan Havelange sukses membawanya jadi presiden FIFA ke-7. Di sinilah sosok Sepp Blatter muncul ke permukaan. Saat Havelange naik jadi Presiden FIFA, Blatter dapat tawaran dari Havelange untuk menjadi sekjen. Tugas utamanya ialah mencari uang.

Baca Juga:Mario Gotze Come Back! Si Super Mario Kena Penyakit Langka, Kini Mantap Perkuat Timnas Jerman di Piala Dunia 2022

Serial dokumenter FIFA Undercover juga mengangkat fenomena Sportwashing. Istilah ini digunakan sejumlah jurnalis barat terkait cara FIFA dan pemimpin junta membersihkan citra lewat event sepak bola.

Di serial dokumenter itu, Piala Dunia edisi 1978 dianggap merupakan Sportwashing yang dilakukan Jorge Rafael Videla sebagai diktator Argentina kala itu dibantu oleh presiden FIFA, João Havelange.

Edisi Piala Dunia 1978 yang berlangsung di Argentina disamakan dengan Olimpiade 1936 yang diselenggarakan oleh Adolf Hitler bersama Nazi di Jerman.

Selain itu di serial dokumenter FIFA Undercover juga diulas cara licik Blatter menjatuhkan Havelange. Serta peran besar pemilik Adidas Adolf Dassler memonopoli iklan, peralatan hingga hak siar sepak bola.

Terpilihnya Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 yang penuh dengan kontroversi juga diulas pada serial dokumenter ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini