facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Muhammad Kece Minta Perlindungan Polisi, Merasa Benar Nabi Muhammad Pengikut Jin

Pebriansyah Ariefana Senin, 23 Agustus 2021 | 09:59 WIB

Muhammad Kece Minta Perlindungan Polisi, Merasa Benar Nabi Muhammad Pengikut Jin
YouTuber Muhammad Kece

Muhammad Kece mengklaim telah membayar pajak kepada negara yang digunakan untuk membayar upah para anggota Polri dan TNI.

SuaraBekaci.id - YouTuber Muhammad Kece minta perlindungan ke polisi. Muhammd Kece sebut Nabi Muhammad pengikut jin, dan dia merasa itu benar.

Muhammad Kece mengklaim telah membayar pajak kepada negara yang digunakan untuk membayar upah para anggota Polri dan TNI.

Oleh karenanya, Polri dan TNI wajib melindungi Muhammad Kece.

Ilustrasi kaligrafi nama Nabi Muhammad berbentuk hati. (Shutterstock)
Ilustrasi kaligrafi nama Nabi Muhammad berbentuk hati. (Shutterstock)

Hal itu disampaikan oleh Muhammad Kece melalui kanal YouTube miliknya Muhammadkece berjudul 'MuhamadKece dikecam MUI'.

Baca Juga: Tanggapi Kabar Muhammad Kece Nistakan Agama, Denny Siregar: Yesus Lahir Bidannya Siapa?

BACA JUGA: TOK! Kominfo Blokir Video YouTube Muhammad Kece, Penghina Nabi Muhammad Pengikut Jin

"Saya bayar pajak loh ke negara buat ASN, untuk bayar polisi dan TNI. Polisi dan TNI harus lindungi saya, menyampaikan kebenaran kok dikecam," kata Muhammad Kece seperti dikutip Suara.com, Minggu (22/8/2021).

Muhammad Kece mengaku tak habis pikir dengan MUI yang mengecamnya habis-habisan usai ia mengungkapkan surat Al-Jiin ayat 19.

BACA JUGA: KERAS! Polisi Diminta Langsung Tangkap Muhammad Kece, Penghina Nabi Muhammad Pengikut Jin

Ayat yang dimaksud tersebut berbunyi 'Dan sesungguhnya ketika hamba Allah (Muhammad) berdiri menyembah-Nya (melaksanakan salat), mereka (jin-jin) itu bersedakan mengerumuninya'.

Baca Juga: Deretan Ujaran Muhammad Kece Hina Islam, Ganti Salam hingga Nabi Pengikut Jin

Youtuber Muhammad Kece (Tangkap Layar Youtube MuhammadKece)
Youtuber Muhammad Kece (Tangkap Layar Youtube MuhammadKece)

"Ini ayat jelas, masa enggak boleh disiarkan ke publik," ujarnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait