- Polres Metro Bekasi memburu empat perampok yang mengancam karyawan SPBU di Babelan dan membawa kabur Rp130 juta.
- Perampokan kekerasan terjadi pada Selasa (10/3/2026) dini hari, mengakibatkan lima karyawan dipukul dan disekap.
- Polisi melakukan olah TKP, memeriksa rekaman CCTV, serta mengumpulkan keterangan saksi untuk mengidentifikasi para pelaku.
SuaraBekaci.id - Kepolisian Resor Metro Bekasi memburu komplotan perampok yang beraksi dengan cara kekerasan terhadap sejumlah karyawan di sebuah SPBU Jalan Raya Babelan, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi hingga berhasil menggondol uang tunai senilai Rp130 juta.
"Kami masih melakukan penyelidikan dan mengejar para pelaku yang terlibat dalam peristiwa ini," kata Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Sumarni di Cikarang, Rabu (11/3).
Dia mengatakan petugas yang menerima laporan peristiwa dimaksud langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk meminta keterangan para saksi.
"Kami turut memeriksa rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi pelaku. Para korban juga telah dimintai keterangan untuk membantu proses penyelidikan lebih lanjut," ucapnya.
Berdasarkan keterangan korban yang diperkuat alat bukti, komplotan pelaku berjumlah empat orang mendatangi lokasi kejadian pada Selasa (10/3/2026) pukul 03.30 WIB saat situasi masih relatif sepi.
Tiba di lokasi, para pelaku langsung mengancam para pegawai menggunakan senjata diduga pistol mainan.
Lima karyawan menjadi korban pemukulan dan penyekapan oleh komplotan perampok tersebut.
Tanpa basa-basi, komplotan tersebut langsung melancarkan aksi dengan memukul para karyawan hingga menyekap mereka di dalam sebuah ruangan.
Salah satu korban sempat mencoba melawan sehingga mengalami luka.
Baca Juga: Viral! Aksi Lima Mobil Zig-Zag di Tol Becakayu, Polisi Cuma Kasih Teguran Lisan?
"Korban berinisial M (62) mengalami luka di tangan kiri setelah melakukan perlawanan terhadap para pelaku. Korban lain berinisial B (49) juga menjadi sasaran kekerasan, terkena tendangan dan pukulan dari pelaku," ujarnya.
Sementara tiga karyawan lain yakni A (24), M (44) dan H (53) juga mengalami perlakuan buruk.
Kepala mereka ditutup menggunakan selimut lalu tangan mereka diikat menggunakan kabel, lakban hingga tali rafia.
"Para korban diikat dan disekap agar tidak bisa melawan saat pelaku menjalankan aksi," katanya.
Setelah para pegawai tidak berdaya, pelaku dengan leluasa membobol brankas penyimpanan uang hasil penjualan bahan bakar dan berhasil membawa kabur uang tunai Rp130 juta sebelum melarikan diri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia