- Wali Kota Bekasi menghentikan proyek penggalian kabel optik di Jalan Kali Abang Tengah karena dugaan tanpa izin dan mengganggu publik.
- Wali Kota memerintahkan pengamanan alat kerja di Kecamatan Bekasi Utara sampai legalitas dan administrasi proyek tersebut jelas.
- Pemerintah Kota Bekasi memperingatkan otoritas wilayah agar memperketat pengawasan proyek fasilitas umum tanpa prosedur resmi.
SuaraBekaci.id - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyetop proyek penggalian pemasangan kabel optik di Jalan Kali Abang Tengah, Bekasi Utara, Jawa Barat.
Diduga tidak berizin dan mengganggu aktivitas publik karena memakan sebagian badan jalan.
Informasi dari Pemerintah Kota Bekasi, menyebutkan Wali Kota Tri Andhianto menemukan tidak adanya papan informasi proyek maupun pengawas resmi di tempat.
"Tidak boleh ada aktivitas proyek tanpa kejelasan izin," katanya kepada sejumlah pekerja galian untuk menghentikan pekerjaannya, Senin (23/2).
Ia memerintahkan jajarannya mengamankan alat-alat pekerjaan di Kantor Kecamatan Bekasi Utara sampai ada kejelasan administrasi dan legalitas proyek tersebut.
Langkah tersebut diambil untuk memastikan tidak ada pihak yang semena-mena melakukan pekerjaan tanpa prosedur resmi.
Tri juga memberikan peringatan keras kepada camat dan lurah setempat.
Ia menilai pengawasan wilayah harus diperketat agar kejadian serupa tidak terulang.
"Jangan sampai proyek yang tidak berizin berjalan begitu saja dan akhirnya berdampak buruk bagi pemerintah daerah maupun masyarakat," katanya.
Baca Juga: Terjadi Lagi di Bekasi: Begal Payudara di Gang Sempit Terekam CCTV
Setiap proyek yang menyentuh fasilitas umum wajib melalui prosedur resmi dan koordinasi yang jelas.
Pemerintah Kota Bekasi tidak mentolerir pekerjaan liar yang berpotensi merusak infrastruktur dan merugikan warga, lanjutnya.
Ia juga mengatakan pemerintah kota memastikan proyek penggalian di lokasi tersebut tidak berlanjut sebelum seluruh perizinan dan tanggung jawabnya jelas serta sesuai ketentuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Vape Jadi Sarana Peredaran Narkoba, Bagaimana Sikap PBNU?
-
Tumpukan Sampah di TPS 3R Pulogebang Meluber, Warga Resahkan Penyakit
-
OJK Cabut Izin Satu Bank di Sumatra Barat, Bagaimana Uang Nasabah?
-
Perajin Tahu-Tempe Bekasi Perkecil Ukuran Produk, Pekerja Dirumahkan
-
Bersih-Bersih Kantor Pemkab Bekasi: Pedagang Dilarang Masuk, Tamu Wajib Dijemput