- Polisi menyelidiki dugaan pelecehan seksual modus begal payudara di Cikarang Barat, meskipun korban belum melapor resmi.
- Pelaku diduga menggunakan motor Honda PCX, namun identifikasi plat nomor terhambat oleh kualitas rekaman CCTV.
- Warga setempat mengungkapkan pelecehan serupa sering terjadi, menyebabkan keresahan dan dampak ekonomi bagi usaha kecil.
SuaraBekaci.id - Polisi menyelidiki kasus dugaan pelecehan seksual bermodus "begal payudara" terhadap seorang perempuan di Jalan Nona Merah RT 005/RW 004, Kelurahan Telaga Asih, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.
Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat AKP Engkus Kusnadi di Cikarang, menyatakan hingga kini pihaknya belum menerima laporan resmi dari korban, namun langkah penyelidikan tetap dilakukan guna mengantisipasi kejadian serupa agar tak terulang kembali.
"Petugas sudah ke TKP dan melakukan pengecekan. Kami juga masih mencari informasi mengenai identitas korban pelecehan. Sampai sekarang belum ada laporan resmi, saya masih berkoordinasi dengan Pak RT setempat," katanya.
Selain mencari korban, polisi juga berupaya memburu pelaku yang diduga menggunakan sepeda motor jenis Honda PCX. Namun, identifikasi plat nomor kendaraan pelaku terkendala karena tidak terlihat jelas dalam rekaman kamera pengawas.
"Pelaku menggunakan motor PCX. Sayangnya, pelat nomor kendaraan tidak terpantau jelas pada rekaman CCTV," katanya.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas yang beredar, kejadian bermula saat korban yang mengenakan jilbab, kaos panjang dan celana panjang hitam itu tengah berjalan di gang sempit.
Pelaku yang mengendarai motor mendekati korban dari arah belakang. Saat berada di samping korban, pelaku langsung menyentuh bagian dada korban dengan tangan kiri sebelum bergegas melarikan diri.
Sering terjadi
Warga setempat Asip Awaludin (38) mengungkapkan kasus pelecehan dimaksud bukanlah hal baru di wilayah tersebut.
Baca Juga: Polisi Tangkap Pasangan Kekasih Pembuang Bayi di Tambun Bekasi
Namun, baru kali ini aksi pelaku terekam jelas oleh kamera pengawas.
"Sebetulnya kejadian seperti itu sudah sering terjadi. Tapi yang terekam video baru kali ini. Biasanya kejadiannya agak di depan gang sana. Modusnya bermacam-macam, ada yang begal payudara, ada juga yang menunjukkan alat kelamin," katanya.
Asip melanjutkan mayoritas korban adalah perempuan yang melintas sendiri di jalanan sepi, terutama pada waktu Subuh.
Warga setempat sebenarnya sudah sangat resah atas peristiwa tersebut sehingga berharap agar pelaku segera ditangkap.
"Sudah sangat meresahkan. Penghuni kontrakan kalau tahu daerah ini tidak aman, banyak yang memilih pindah. Otomatis warung-warung kecil seperti saya juga kena dampak, jadi sepi," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia