SuaraBekaci.id - Seorang pria berinisial VU (38) warga Pejuang, Medan Satria, Kota Bekasi, kembali mendapat teror oleh orang tidak dikenal.
VU disiram air keras oleh seorang pemotor di Jalan Pejuang Pratama pada Sabtu (30/11/2024) pukul 07.00 WIB. Saat itu dirinya hendak berangkat kerja.
Adik VU, berinisial T mengatakan, penyiraman air keras ini merupakan teror ke-6 setelah sebelumnya pada Senin (21/10/2024) mobil korban dilempar bom molotov hingga terbakar.
“Kalau ini (teror) yang ke-6,” kata T, Kamis (5/12/2024).
T menceritakan, se saat sebelum korban disiram air keras ia sempat berbincang dengan sang kakak yang hendak berangkat bekerja.
Sesudah itu, dirinya berjalan kaki kembali ke rumahnya yang tak jauh dari kediaman kakaknya. Namun, belum sampai ditujuan T tiba-tiba mendengar suara kakaknya berteriak.
“Terdengar suara abang saya di belakang saya itu samar ‘maling, maling, maling’, saya teriak maling juga. Kemudian saya kejar, posisi saya belok, abang saya lewat. Itu saya udah ngeliat di jaket abang saya ada bercak minyak coklat gitu,” tuturnya.
T kala itu juga melihat korban sedang mengejar terduga pelaku. Tak pikir panjang ia pun ikut membantu kakaknya mengajar terduga pelaku.
Sayangnya baik korban maupun T tak Ada yang berhasil mengejar terduga pelaku. T kemudian memutuskan untuk kembali ke rumah korban. Saat itu, T melihat wajah kakaknya sudah melepuh akibat terkena cairan air keras.
Baca Juga: Tri-Bobihoe Klaim Menang Pilkada Kota Bekasi Versi Rekapitulasi Tingkat Kecamatan
“Terus saya pulang ke rumah (korban), saya lihat abang saya mukanya udah agak melepuh. Saya buru- buru bawa ke rumah sakit,” ujar T sambil menangis.
Hingga saat ini, korban masih dalam penanganan medis di RSCM. T juga telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Satria.
“Harapan saya sih, semoga pelakunya ketangkap. Karena sumpah ini ngancam semuanya. Ngancam ke saya, ke ibu saya dan bikin semua hidup kita jadi nggak tenang,” ucapnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Satria, Iptu Ali Imron, mengatakan laporan korban telah diterima dengan barang bukti berupa helm, baju, celana, jaket dan sepeda motor milik korban, hingga rekaman CCTV.
Namun, Ali mengatakan saat itu kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan
“Pelaku masih penyelidikan dan sampai saat ini belum terungkap, tim lapangan masih mencari dan mengumpulkan alat bukti,” kata Ali.
Berita Terkait
-
Tri-Bobihoe Klaim Menang Pilkada Kota Bekasi Versi Rekapitulasi Tingkat Kecamatan
-
Pilkada Kota Bekasi: Heri-Sholihin Laporkan Dugaan Money Politic Relawan Paslon 03
-
Ribuan Saksi Bakal Diterjunkan Heri-Sholihin Kawal Pemungutan Suara di TPS Kota Bekasi
-
Tampang Pak Ogah Diduga Pelaku Pelecehan Kakak Beradik di Bekasi Timur
-
Calon Wakil Wali Kota Bekasi Nurul Sumarheni Janjikan Angkat Kualitas Hidup Perempuan
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
BRI Manfaatkan Momentum MotoGP Mandalika 2026 untuk Dorong Ekonomi Lokal dan Sport Tourism
-
Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18 Diciduk Polisi
-
BRI Pertahankan Posisi Teratas, Nilai Merek Indonesia Capai USD6,9 Miliar
-
Obat Herbal Racikan Abal-abal 4 Pemuda Ini Ancam Nyawa Konsumen
-
BRI Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru untuk Perkuat Solusi Investasi Nasabah