SuaraBekaci.id - Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi, Namar Naris, mengungkap kebakaran di PT. Jati Perkasa Nusantara yang berada di Jalan Kaliabang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, bermula dari ledakan alat produksi.
Ledakan itu kemudian memunculkan api yang akhirnya menyebar ke sisi ruangan pabrik tersebut.
“Api berasal dari ledakan alat produksi. Jadi itu api menyembur kemana-mana,” ujar Namar saat dikonfirmasi, Jumat (1/11/2024) malam.
Kebakaran menghanguskan gudang, perkantoran hingga alat-alat produksi. Meski demikian, Namar belum dapat menjelaskan ledakan alat produksi itu disebabkan oleh apa.
“Nah ini sedang di (selidiki). Itu kan ranah polisi, nanti akan diselidiki ya oleh kepolisian ya,” ucapnya.
Kebakaran pabrik produksi pakan ternak itu terjadi sejak pukul 06.30 WIB. Sebanyak 23 unit mobil pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk menjinakkan api, dengan total personel 120 orang.
Namun, hingga malam ini pukul 21.00 WIB, api belum berhasil dipadamkan.
“Jadi kalau untuk api sudah dilokalisir cuman memang ada masih di bagian tengah yang memang belum terpadamkan sedikit,” tuturnya.
Namar menjelaskan, proses pemadaman memakan waktu yang cukup lama karena salah satu obyek yang terbakar yakni bahan baku pakan ternak jumlahnya cukup banyak.
Baca Juga: Detik-detik Mencekam Kebakaran Pabrik Bekasi, Saksi: Teman Saya Jadi Korban
“Tadi disampaikan oleh manajemen, itu bahan pakan ternak kan ampas dari CPO minyak goreng ya. Sebenarnya kalau kata manajemen gak mudah terbakar. Karena memang karung-karungnya banyak disitu terbakar,” jelasnya.
Selain itu, sulitnya pemadaman karena tumpukan karung berisi bahan pakan ternak itu kini tertutup oleh material baja yang roboh saat kebakaran berlangsung.
“Karena bangunan ambruk tertutup oleh baja-baja seng yang ada di atas bahan pakan ternak itu, jadi agak sulit kita. Harus diurai pakai beko,” sambung Namar.
Namar pun memperkirakan pihaknya bisa segera melakukan pendinginan hingga 2 jam ke depan. Ia juga telah meminta kepada pemadam kebakaran yang bertugas untuk berjaga di lokasi hingga 1 x 24 jam ke depan.
Kontributor : Mae Harsa
Berita Terkait
-
Detik-detik Mencekam Kebakaran Pabrik Bekasi, Saksi: Teman Saya Jadi Korban
-
Korban Tewas Kebakaran Pabrik di Kota Bekasi Bertambah Jadi 9 Orang
-
Bencana Industri di Bekasi: Kebakaran Pabrik Tewaskan 3 Orang, Luka-luka Belum Teridentifikasi
-
Breaking News! Si Jago Merah Amuk Pabrik di Kota Bekasi, Saksi Mata: Ada Ledakan
-
Tragedi Remaja Picu Heri Koswara Usung Kesehatan Mental Gratis di Bekasi
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Kabel Lampu Jalan Jadi Sasaran Komplotan Pencuri di Bekasi
-
Rahasia Pakar Kuliner: Kenapa Makanan Imlek Punya Simbol Damai dan Kekayaan?
-
Kenapa Anak Usaha Kementerian Keuangan Berani Suap Hakim? Ini Penjelasan KPK
-
Awalnya Menolong Teman, Dua Bocah SD Ini Justru Tewas Tenggelam
-
Desain 'Bau' Proyek SMA Negeri 20 Bekasi Bikin DPRD Jabar Geram