Galih Prasetyo
Kamis, 10 Oktober 2024 | 20:50 WIB
Presiden PKS Ahmad Syaikhu (tengah) dalam konferensi persnya di Kantor DPP PKS, Sabtu (10/8/2024). (Suara.com/Bagaskara)

SuaraBekaci.id - Calon gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Ahmad Syaikhu menanggapi hasil survei Poltracking Indonesia yang menunjukkan elektabilitas pasangan calon (paslon) Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan berada di peringkat 1 dengan perolehan 65,9 persen. Persentase tersebut unggul jauh dibandingkan paslon lainnya.

Kendati demikian, Syaikhu menanggapi hasil tersebut dengan santai. Ia mengatakan, bahwa pihaknya masih punya waktu yang cukup untuk mengejar ketertinggalan.

“Ya enggak apa-apa namanya juga ini kan berproses masih ada progres. 50 hari ini adalah waktu yang masih cukup untuk mengejar namanya elektabilitas. Oleh karena itu saya juga enggak berdiam diri,” kata Syaikhu di Bekasi, Kamis (10/10/2024).

Syaikhu menyebut, sejak masa kampanye dimulai, ia dan Ilham Habibie sudah fokus berkeliling Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu, dia bercengkerama langsung dengan masyarakat, menyampaikan visi misi dan mendengarkan aspirasi sejumlah warga. Setelah bertemu langsung dengan masyarakat, Syaikhu mengatakan respon positif selalu diterima pihaknya.

“Dengan begitu, banyak kemudian memunculkan dukungan-dukungan dari masyarakat dan mereka bersedia melakukan deklarasi secara spontan,” ujarnya.

“Oleh karena itu saya optimis dalam sisa waktu perjalanan ini mudah-mudahan ada peningkatan-peningkatan elektabilitas bagi pasangan ASIH,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, hasil survei Poltracking Indonesia periode September 2024 menunjukkan elektabilitas pasangan calon gubernur dan calon wakil gubermur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan unggul jauh dari paslon lainnya yakni sebesar 65,9 persen.

Sementara posisi kedua ditempati oleh pasangan Ahmad Syaikhu - Ilham Habibie dengan elektabilitas sebesar 11,8 persen. Ketiga diduduki paslon Acep Adang Ruhiat - Gitalis Dwi Natarina dengan perolehan elektabilitas 5,2 persen. Terakhir, paslon Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja dengan elektabilitas 2,9 persen.

Baca Juga: Dapat Dukungan Guru TPQ, Calon Wali Kota Tri Adhianto Janjikan Ini

Diketahui, survei Poltracking Indonesia di Jawa Barat dilakukan terhadap 1.200 responden dengan metode tatap muka.

Kontributor : Mae Harsa

Load More