SuaraBekaci.id - Pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota Bekasi nomor urut 3, Tri Adhianto - Abdul Harris Bobihoe mendapat dukungan dari ribuan guru yang tergabung dalam Aliansi Guru TPQ (Taman Pendidikan Al-Quran) se-Kota Bekasi.
Ketua Aliansi Guru TPQ se-Kota Bekasi, Dedi Haryanto, mengatakan dalam dukungan tersebut ada sejumlah aspirasi dari para guru TPQ yang jumlahnya mencapai 3.500 orang.
Pertama, pihaknya meminta agar ke depan ada pembentukan Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang kewajiban pelajar beragama Islam memiliki ijazah TPQ.
"Terutama untuk diterbitkannya Perda tentang wajib anak-anak yang masuk ke SD atau Madrasah atau SMP atau Tsanawiyah itu melampirkan syahadah atau ijazah TPQ sebagai persyaratan untuk PPDB," kata Dedi Haryanto, Selasa (8/10/2024).
Kedua, Dedi menyebut pihaknya berharap agar guru TPQ juga mendapat perhatian penuh dari Pemerintah Kota Bekasi salah satunya terkait tunjangan kinerja.
"Terakhir, yang ketiga kita minta dibangunkan Gedung Alquran bersama di Kota Bekasi, di mana itu ada lembaga-lembaga pembina Alquran di Kota Bekasi yang tergabung dalam Aliansi Guru TPQ atau FKPQ (Forum Komunikasi Pendidikan Alquran) Kota Bekasi," imbuhnya.
Dukungan Aliansi Guru TPQ untuk paslon nomor urut tiga itu disampaikan secara langsung saat para guru TPQ itu berkunjung ke kediaman Tri Adhianto, Selasa (8/10/2024).
Dalam kesempatan itu, Tri Adhianto mengaku bersyukur dan mengapresiasi atas dukungan dari Aliansi Guru TPQ se-Kota Bekasi. Dia pun berjanji akan memperjuangkan aspirasi yang disampaikan para guru TPQ.
Menurut Tri, para guru TPQ merupakan adalah pilar penting dalam membangun moral dan spiritual generasi penerus bangsa.
Baca Juga: Pilkada Kota Bekasi 2024: APK Paslon Heri Koswara-Sholihin Dirusak OTK
"Saya sangat menghargai dedikasi para guru TPQ yang berperan besar dalam membina moral dan spiritual generasi muda. Kesejahteraan mereka tentu menjadi perhatian serius kami,” kata Tri.
Tri menegaskan, bahwa aspirasi yang disampaikan para guru TPQ sudah masuk dalam visi misi ia dan Bobihoe jika terpilih dalam Pilkada Kota Bekasi 2024.
“Bahkan, dalam visi misi kami sudah ada program pembangunan Rumah Tahfidz yang selaras dengan harapan para guru untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pendidikan Al-Quran dan Membangun Masyarakat yang madani," tuturnya.
Tri berharap, program pembangunan Rumah Tahfidz diharapkan dapat mendukung pengembangan pendidikan Al-Quran di Kota Bekasi. Selain itu, juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dengan lembaga-lembaga keagamaan.
Kontributor : Mae Harsa
Berita Terkait
-
Pilkada Kota Bekasi 2024: APK Paslon Heri Koswara-Sholihin Dirusak OTK
-
Ini Jadwal Debat Perdana Pilkada Kota Bekasi, KPUD: Format Masih Dirumuskan
-
Banyak Pelaku UMKM Terjerat Pinjol, Apa yang Bisa Dilakukan Calon Walkot Bekasi?
-
Suara Minoritas Jadi Incaran Heri Koswara-Sholihin di Pilkada Kota Bekasi
-
Janji Manis Heri Koswara: Rp500 Juta Per RW di Kota Bekasi, Skemanya Seperti Apa?
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia
-
Polisi Tembak Polisi: Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
-
Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK